Kompas.com - 03/12/2016, 21:55 WIB
|
EditorFidel Ali

JEMBER, KOMPAS.com - Kabupaten Jember, Jawa Timur, dinilai sebagai kabupaten/ kota Se Indonesia yang paling ramah terhadap Masyarakat penyandang disabilitas.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, usai menghadiri acara puncak hari disabilitas internasional yang dipusatkan di Kabupaten Jember, Sabtu (3/12/2016).

"Hari disabilitas internasional yang kita peringati hari ini terasa cukup istimewa, karena baru saja Peraturan Daerah (Perda) tentang perlindungan dan aksesibilitas masyarakat penyandang disabilitas baru saja disahkan oleh DPRD Jember bersama Pemkab," ujar Khofifah.

Perda tentang perlindungan dan aksebilitas masyarakat penyandang disabilitas, merupakan perda yang diinisiasi DPRD Jember.

"Saya berterima kasih kepada DPRD Jember yang telah berinisiatif membuat perda ini, begitupun dengan Pemkab Jember, saya juga mengungkapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," ujarnya.

Menurut Khofifah, dengan disahkannya Perda tentang perlindungan dan aksebilitas masyarakat penyandang disabilitas tersebut, Kabupaten Jember merupakan daerah yang pertama kali memiliki peraturan daerah perlindungan masyarakat disabilitas, pasca ditetapkannya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

"Kabupaten Jember luar biasa, karena telah melahirkan pertama kali perda tentang perlindungan masyarakat disabilitas. Saya tadi sudah lihat isinya, sangat luar biasa, bahkan dalam APBD akan disiapkan Anggaran khusus penyandang disabilitas," puji Khofifah.

Dia berharap kepada pemerintah kabupaten/ kota di seluruh Indonesia untuk segera mengikuti langkah Jember, dengan merumuskan perda perlindungan masyarakat penyandang disabilitas.

"Tentu kita berharap, langkah Jember akan diikuti oleh Pemerintah Kabupaten/ Kota yang lain," harapnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Jember, Ayub Junaidi, mengatakan, lahirnya perda inisiatif tentang perlindungan dan aksibilitas masyarakat disabilitas tersebut, tidak terlepas dari peran masyarakat penyandang disabilitas sendiri.

"Perda ini lahir juga karena peran besar saudara-saudara kita penyandang disabilitas di Jember. Mereka cukup aktif dalam menyuarakan lahirnya perda itu," ungkapnya.

Untuk itu, Ayub berharap, Perda yang telah disahkan tersebut bisa segera diimplementasikan di Jember.

"Harus segera dilaksanakan, karena dengan lahirnya perda tersebut akan membawa dampak terhadap kehidupan sosial masyarakat, terutama tidak akan ada lagi diskriminasi terhadap saudara-saudara kita penyandang disabilitas," pungkasnya.

Kompas TV Senam Bersama Meriahkan Hari Disabilitas
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Regional
Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.