Satu Korban Longsor Karanganyar yang Hilang Ditemukan

Kompas.com - 03/12/2016, 11:24 WIB
Alat berat membersihkan longsor di Desa Tegalsari, Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (2/12/2016). Kontributor Surakarta, M WismabrataAlat berat membersihkan longsor di Desa Tegalsari, Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (2/12/2016).
EditorCaroline Damanik

KARANGANYAR, KOMPAS.com - Tim SAR menemukan satu dari dua korban hilang akibat tanah longsor, di Dukuh Segading, Desa Bulu Rejo, Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (3/12/2016) pagi.

Seorang korban tanah longsor jenis kelamin laki-laki atas nama, Gito Simin (50), warga Sintru Kembang, Desa Doplang, sedangkan satu lainnya yakni Daliyem (70), warga Tegalsari RT01/RW015 Bulu Rejo, Karangpandan masih dalam pencarian oleh SAR.

Kurniawan Fajar Prasetyo salah satu anggota SAR di lokasi kejadian mengatakan, satu korban sudah ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB, sedangkan satu lainnya masih dalam pencarian.

"Satu korban sudah ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB, dan SAR masih mencari satu korban lagi yang belum diketemukan," kata Kurniawan.

SAR kemudian berhasil melakukan evakuasi jenazah Gito untuk dibawa ke mobil ambulan menuju rumah sakit umum Karanganyar.

SAR gabungan yang terdiri dari puluhan organisasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri, TNI, dan masyarakat kini melakukan pencarian korban tanah lonsor di Karangapandan memasuki hari kelima setelah kejadian.

Menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar Nugroho jumlah sukarelawan yang tergabung SAR mencapai 600-an personel. Mereka bekerja selain menggunakan alat manual juga menambah mesin disel penyeprot air untuk mempercepat dalam membuka material longsoran.

Menurut Nugroho kegiatan pencarian korban akan terus dilakukan hingga hari ketujuh pascabencana. Satu korban yang belum ditemukan diharapkan bisa ketemu sebelum batas waktu yang ditentukan.

Sementara tanah longsor kembali melanda wilayah Karanganyar tepatnya di Dusun Banaran Desa Plosorejo, Kecamatan Kerjo, yang menerjang satu rumah warga, dan dilaporkan menelan satu korban jiwa, paad Jumat (2/12), sekitar pukul 21.30 WIB.

Satu korban jiwa akibat tanah longsor di daerah tersebut, pemilik rumah Catur (21), sedangkan dua orang lainnya Harso Wiyono (55) dan Paikem (52), selamat hanya mengalami luka luka.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar Nugroho saat dimintai konfirmasi kejadian tanag longsor di Dusun Banaran Plosorejo, membenarkan. Pihak juga sedang melakukan memeriksaan di lokasi kejadian.



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi 'Memory Card' Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi "Memory Card" Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Regional
Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Regional
Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Regional
871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Regional
Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Regional
Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Regional
PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

[POPULER NUSANTARA] Jadi Kuasa Hukum dan Gugat Ayahnya Rp 3 Miliar, Masitoh Meninggal | Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Regional
PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

PAN NTB Akan Pecat Kadernya yang Jadi Pelaku Pelecehan Anak Kandung

Regional
Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Cerita Arina Pangku Kotak Biru Berisi Vaksin Covid-19, Naik Kapal Penumpang Selama 4 Jam Menuju Pulau Aceh

Regional
Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Kisah Pilu Pengantin Baru yang Jadi Korban Longsor Malang, Menikah Sebulan Lalu, Tewas dan Ditemukan Pemulung

Regional
Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya SJ 182 yang Ditemukan Anak-anak Saat Bermain di Pantai Kis Hanya Menyisakan Rambut

Regional
Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Fenomena Angin Puting Beliung Berpusar di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, Terjadi 15 Menit, Ini Penjelasan Ahli

Regional
Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Saat Istri Terkena Covid-19, Eks Anggota DPRD NTB Ini Lecehkan Anak Kandung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X