Kompas.com - 02/12/2016, 18:01 WIB
|
EditorErlangga Djumena

SEMARANG, KOMPAS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akan mendapat gelar doktor kehormatan dalam upacara rapat senat terbuka di kampus Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (3/12/2016). Meski tak lulus sekolah menengah atas, Undip tetap kukuh memberikan gelar prestisius itu.

Lantas, apa alasannya? Ketua Senat Universitas Diponegoro Profesor Sunarso menjelaskan, pemberian gelar doktor kehormatan diberikan kepada seorang atas jasa dan kiprahnya selama ini.

Undip sebagai universitas berbadan hukum, kata dia, berhak mengajukan seorang menerima gelar honoris causa sesuai ketentuan yang berlaku. Senat Universitas kemudian menerima nama yang layak diberi gelar itu.

Pilihan nama jatuh kepada Susi Pudjiastuti yang dimohonkan rektor Undip melalui usulan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

“Undip bisa memberikan gelar doktor kepada seorang atas jasanya. Undip memandang ibu Susi telah mempunyai jasa dan kemakmuran atas rakyat dan bangsa Indonesia,” kata Sunarso.

Gelar honoris causa sendiri biasanya melekat pada sosok yang luar biasa. Menurut Sunarso, Susi masuk dalam kategori itu karena mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagaimana yang dilakukan di perguruan tinggi.

“Anugerah akan dilakukan besok pukul 10.00 WIB. hari ini gladi bersih pemberian gelar,” ujar Sunarso lagi.

Susi sendiri diketahui merupakan lulusan SMPN 1 Pangandaran lulus pada 1979. Sebelumnya ia menamatkan sekolah dasar di SDN 8 pangandaran kurun waktu 1971-1976. Ketika masuk SMA tahun 1980, Susi masuk di SMAN 1 Yogyakarta.

Di sekolah terakhirnya proses belajarnya tidak tuntas. Susi hanya sampai di bangku kelas dua pada tahun 1982. Namun demikian, Susi tetap sukses berkarir di luar akademik, dan menggeluti bidang usaha perikanan dan kelautan.

Susi dikenal karena mendirika PT Sisu Gorp yang membawahi PT ASI Pudjiastuti (Susi marine), PT Pudjiastuti Aviation (Susi Air), PT ASI Pudjiastuti Flying Schooldan PT ASI Geo-survey.

Sebelum Susi, Undip pada 2012 juga pernah memberikan gelar kehormatan kepada As’ad Said Ali, mantan wakil ketua Badan Intelijen Negara dan mantan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dalam hukum. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.