Kekurangan Bus, Peserta Doa Bersama dari Bogor Beralih Naik KRL

Kompas.com - 02/12/2016, 11:26 WIB
Sejumlah massa dari Bogor berkumpul di Stasiun Bogor menuju Jakarta untuk mengikuti kegiatan doa bersama yang dipusatkan di Tugu Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Jumat (2/12/2016). Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi BempahSejumlah massa dari Bogor berkumpul di Stasiun Bogor menuju Jakarta untuk mengikuti kegiatan doa bersama yang dipusatkan di Tugu Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Jumat (2/12/2016).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

BOGOR, KOMPAS.com - Sejumlah umat Muslim dari organisasi Laskar Pemuda Islam (LPI) Kota Bogor memadati Stasiun Bogor menuju Jakarta untuk mengikuti doa bersama yang dipusatkan di silang Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (2/12/2016).

Mereka menggunakan kereta api karena bus yang disewanya tidak mampu menampung seluruh anggota.

Seorang anggota LPI Kota Bogor, Iman mengatakan, ada tiga bus yang mereka sewa. Akibatnya, sebagian anggota yang tak tertampung terpaksa menggunakan kereta commuter line.

"Tadinya memang mau berangkat pakai 20 bus, tapi akhirnya busnya cuma bisa siapin tiga. Mau enggak mau sisanya naik kereta," kata Imran.


Dengan kondisi seperti itu, lanjut Iman, peserta doa akan lebih lama tiba di Jakarta. Apalagi, akses menuju Stasiun Bogor dari tempat titik kumpul mereka cukup jauh dan terganggu kemacetan lalu lintas.

"Kan lumayan tadi kami dari Terminal Baranangsiang ke sini cukup jauh, sudah gitu macet. Belum lagi beli tiket keretanya ngantre," kata dia.

Pagi ini ribuan peserta doa bersama sudah mulai memadati lapangan Monas. Peserta doa bersama dari Jakarta dan daerah lain sudah mulai memasuki kawasan Monas sejak pukul 06.00 WIB.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Dua Pendaki Gunung Bawakaraeng yang Alami Hipotermia Berhasil Dievakuasi

Regional
Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Tiba di Kupang dengan Jet Pribadi, Gubernur NTT Disambut ASN dan Pengurus Nasdem

Regional
LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

LIPI Minta Penemuan Ikan dan Air Sumur yang Mendidih Tidak Dikaitkan dengan Mistis

Regional
Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Balita Meninggal 5 Hari Setelah Divaksin MR, Dinkes Garut Turunkan Tim

Regional
Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Santri yang Tewas di Sumsel Alami Kaki Patah dan Tempurung Kepala Retak

Regional
Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Ruang Multisensori untuk Anak Berkebutuhan Khusus Kini Ada di Bandara Ahmad Yani Semarang

Regional
Cerita di Balik Kedatangan Bupati Minahasa Selatan ke Istana, Tak Diundang Jokowi hingga Pernah Diperiksa KPK

Cerita di Balik Kedatangan Bupati Minahasa Selatan ke Istana, Tak Diundang Jokowi hingga Pernah Diperiksa KPK

Regional
Cabut Izin Mendirikan Gereja, Bupati Bantul Digugat

Cabut Izin Mendirikan Gereja, Bupati Bantul Digugat

Regional
Air Sumur Mendidih di Ambon, Ini Penjelasan LIPI

Air Sumur Mendidih di Ambon, Ini Penjelasan LIPI

Regional
'Terima Kasih Banyak Bapak Presiden Jokowi Sudah Kirimkan Saya Uang'

"Terima Kasih Banyak Bapak Presiden Jokowi Sudah Kirimkan Saya Uang"

Regional
Pedagang Pasar Tiba-tiba Lempari Gerbang Universitas Riau dengan Sayur dan Buah

Pedagang Pasar Tiba-tiba Lempari Gerbang Universitas Riau dengan Sayur dan Buah

Regional
DPRD Jabar Kritisi soal Komunikasi dengan Ridwan Kamil

DPRD Jabar Kritisi soal Komunikasi dengan Ridwan Kamil

Regional
Angin Kencang Tak Berhenti Terjang Permukiman Warga di Magelang, Ratusan Rumah Rusak

Angin Kencang Tak Berhenti Terjang Permukiman Warga di Magelang, Ratusan Rumah Rusak

Regional
Ucapan Selamat kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin dari Asmat Papua

Ucapan Selamat kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin dari Asmat Papua

Regional
Fakta Tetty Paruntu Bupati Minahasa Selatan yang Datang ke Istana, Kader Golkar yang Peduli Pada Lansia

Fakta Tetty Paruntu Bupati Minahasa Selatan yang Datang ke Istana, Kader Golkar yang Peduli Pada Lansia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X