Kompas.com - 01/12/2016, 16:42 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/ EDI JUNAEDIIlustrasi
|
EditorCaroline Damanik

KUPANG, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT), membekuk Melkianus Kanda Mete (49), sang dokter gadungan asal Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Melkianus ditangkap karena berlagak sebagai dokter asli dan mengobati sejumlah pasien yang menderita penyakit berat.

Kepala Satuan Reskrim Kepolisian Resor Kupang Kota, Ajun Komisaris Polisi Lalu Musti Ali,  mengatakan, Melkianus dilaporkan oleh Lasarus Lakapu (32) yang menjadi korban praktik ilegal Melkianus.

Kejadian itu bermula ketika Lasarus yang menderita sakit stroke mendatangi tempat praktik sang dokter gadungan Melkianus di rumah kontrakannya di Kelurahan Lasiana untuk berobat.

Saat sampai di tempat praktik, Lasarus langsung disuntik sebanyak enam kali oleh Melkianus, yang terkesan seolah-olah sebagai seorang dokter.

"Selanjutnya setiap pagi dan sore, terlapor (Melkianus) menyuntik korban (Lasarus) di tempat kejadian perkara (TKP) tempat praktik, dengan menggunakan obat-obatan dan alat kesehatan yang diduga tidak memiliki izin," ucap Ali.

Selain itu, Lasarus juga telah menyerahkan uang tunai sebesar Rp 1 juta kepada terlapor untuk biaya pengobatan, namun sampai saat ini korban belum sembuh juga dari sakit stroke-nya. Apalagi kata Ali, pada saat keluarga korban ingin menjenguk, selalu saja dihalang-halangi oleh pelaku sehingga keluarga korban curiga dan melaporkan pelaku ke polisi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah menerima laporan, polisi kemudian mendatangi TKP dan ditemukan tiga orang pasien yang dirawat inap dan beraneka jenis obat obat injeksi dan jenis obat lainnya seperti infus dan alat alatkesehatan dan lubang pembuangan limbah di belakang.

"Tindakan polisi yakni melakukan penggeledahan, melakukan identifikasi, koordinasi dengan Puskesmas Oesapa dan brigade sehat Dinas Kesehatan Kota Kupang menyarankan kepada keluarga pasien untuk membawa pasien ke rumah sakit, melakukan penyitaan barang bukti, membawa tersangka serta barang bukti ke Polres Kupang Kota dan melakukan berita acara pemeriksaan saksi dan tersangka," kata Ali.

Menurut dia, berdasarkan hasil interogasi awal didapatkan hasil bahwa TKP merupakan rumah kontrakan yang dikontrak oleh tersangka, tersangka mengaku pernah kuliah di Akper akan tetapi tidak tamat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X