Batam Masuk Daerah Rawan Terorisme

Kompas.com - 01/12/2016, 08:40 WIB
Pemandangan Jembatan Barelang di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (8/2/2015). Jembatan ini merupakan satu dari enam jembatan yang dibangun untuk menghubungkan enam pulau di Batam, yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru. KOMPAS.COM / RODERICK ADRIAN MOZESPemandangan Jembatan Barelang di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (8/2/2015). Jembatan ini merupakan satu dari enam jembatan yang dibangun untuk menghubungkan enam pulau di Batam, yaitu Pulau Batam, Pulau Tonton, Pulau Nipah, Pulau Rempang, Pulau Galang dan Pulau Galang Baru.
Penulis Kris R Mada
|
EditorFarid Assifa

BATAM, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme memasukkan Batam, Kepulauan Riau ke kelompok daerah rawan terorisme.

Selain menjadi sasaran, Batam juga rawan dijadikan jalur logistik, perekrutan, dan perlintasan kelompok teroris.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius menuturkan, salah satu yang rawan dijadikan sasaran serangan di Batam adalah pembangkit listrik. Pembangkit-pembangkit itu amat vital bagi daerah industri seperti Batam.

"Sasaran serangan teroris adalah objek vital seperti pembangkit-pembangkit listrik. Pengelola (pembangkit listrik) harus siap menangani jika ada indikasi serangan teroris," tuturnya di sela sosialisasi penanggulangan terorisme sektor kelistrikan, Rabu (30/11/2016) malam, di Batam.

Baca juga: Begini Rencana ISIS Serang Singapura dari Batam

Selain menjadi sasaran, Batam juga rawan dijadikan lokasi transit dan persembunyian teroris. Sejumlah kelompok teroris menjadikan Batam sebagai lokasi perlintasan ilegal anggotanya.

Hal itu antara lain terungkap lewat penangkapan kelompok GRD pada awal Agustus 2016. Kelompok yang disebut Khatibah Gonggong Rebus itu diketahui menyelundupkan sejumlah orang asing untuk bergabung dengan kelompok teror di Indonesia.

Mereka juga membantu memberangkatkan WNI yang akan bergabung dengan kelompok teror di luar negeri.

"Sudah berkali-kali WNI ditangkap di luar negeri karena diduga akan bergabung dengan kelompok teror di luar negeri," ujar Suhardi.

Kondisi geografis Batam yang berdekatan dengan negara lain, banyak pantai, dan belum cukup aparat penjaga perbatasan lain menjadi faktor penyebab utama perlintasan ilegal itu. Berbagai kelompok, termasuk para teroris, memanfaatkan kondisi itu untuk berbagai kejahatan.

Batam tidak hanya menjadi daerah perlintasan dan persinggahan. Beberapa tahun lalu, sejumlah teroris diketahui bersembunyi di Batam sebelum pindah ke daerah lain.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Regional
11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X