Kompas.com - 29/11/2016, 07:03 WIB
Penumpang menikmati pemandangan matahari terbit saat menyeberang dari Pulau Sumbawa ke Pulau Lombok di Selat Alas, Nusa Tenggara Barat, dari atas kapal feri penyeberangan, Minggu (12/4/2015). Kecantikan panorama alam di NTB mampu menjadi salah satu daya tarik pariwisata dan menjaga kelestarian lingkungannya. Sejumlah titik kawasan alam di NTB mulai tersentuh eksplorasi alam yang mengancam lingkungan sekitarnya.
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOPenumpang menikmati pemandangan matahari terbit saat menyeberang dari Pulau Sumbawa ke Pulau Lombok di Selat Alas, Nusa Tenggara Barat, dari atas kapal feri penyeberangan, Minggu (12/4/2015). Kecantikan panorama alam di NTB mampu menjadi salah satu daya tarik pariwisata dan menjaga kelestarian lingkungannya. Sejumlah titik kawasan alam di NTB mulai tersentuh eksplorasi alam yang mengancam lingkungan sekitarnya.
EditorCaroline Damanik

MATARAM, KOMPAS — Gugusan pulau kecil (gili) yang membentang dari Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, kini bertambah menyusul ditemukannya 100 pulau tanpa nama di selatan Pulau Lombok.

Dengan demikian, kini provinsi ini memiliki 380 pulau menggenapi 280 pulau yang tercatat sebelumnya. "Penemuan pulau-pulau itu memperkuat NTB sebagai provinsi kepulauan," kata Iranadi Kusuma, Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi NTB, Jumat (25/11), di Mataram. Temuan pulau-pulau itu adalah hasil survei citra satelit Tim Pembakuan Nama Rupa Bumi yang meliputi Badan Informasi Geospasial, Kementerian Kelautan dan Perikanan, TNI Angkatan Laut, dan Pemprov NTB.

Tim mulai bekerja Januari 2016 menyusuri Pulau Lombok, di antaranya perairan Pulau Lombok bagian selatan. Empat bulan kemudian, tim survei menemukan gili-gili tanpa nama, tidak berpenghuni, dan belum diketahui luasannya di selatan Lombok yang berhadapan dengan Samudra Indonesia. Semula, tim menemukan ada 107 obyek yang diduga sebagai gili.

Namun, setelah melalui proses verifikasi dan amatan langsung, hanya 100 titik yang dipastikan sebagai gili. Dari jumlah itu, kata Edi Purwanto, Kepala Subbagian Pembinaan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Biro Administrasi Pemerintahan Setda NTB, 90 gili berada di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, 6 gili di Lombok Tengah, dan 3 gili di wilayah Lombok Timur.

Jumlah pulau di NTB kemungkinan akan bertambah mengingat saat ini tim sedang bergerak melakukan survei ke Pulau Sumbawa (Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Dompu, dan Bima). Penambahan jumlah pulau itu mengacu pada data nasional yang menyebutkan, Indonesia mengklaim 17.000 pulau meski Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui 14.000 pulau masuk teritorial Indonesia.

"PBB baru mengakui klaim Indonesia berdasarkan data konkret, di mana tempatnya, apa namanya, dan berapa koordinatnya," ujar Edi. Karena itu, lanjut Edi, hasil survei tim yang memperbarui data nama rupa Bumi sepanjang tahun ini sangat penting sebagai rujukan pemerintah terhadap klaim wilayah teritorial sekaligus pengakuan dunia atas keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Nama lokal

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berkenaan dengan nama pulau-pulau baru itu, kata Iranadi, ditentukan berdasarkan kesepakatan antara Pemprov NTB, pemerintah kabupaten, dan masyarakat. Penamaannya menggunakan istilah lokal, seperti gili dalam bahasa Sasak, Lombok, atau nisa dalam bahasa Mbojo Dompu dan Bima. Bentuk fisik, cerita dari mulut ke mulut dari warga, dan pengamatan para nelayan adalah acuan penamaan pulau kecil itu.

"Kami membuka ruang bagi semua komponen untuk memberi masukan dan usulan nama pulau-pulau itu, mungkin berdasarkan sejarah dan penuturan dari masyarakat," ucapnya.

Saat ini, pihaknya sudah mengantongi sebutan sementara atas gili-gili itu, seperti Gili Batu Keselet (batu kejepit), Tepong Lima (berlubang lima), Batu Malang (batu melintang), Batu Pakis (batu yang ditumbuhi tanaman pakis), dan Terong Due (dua batang tanaman terung). Nama-nama gili itu diusulkan ke pemerintah pusat untuk diverifikasi kemudian dipatenkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.