Polisi Selidiki Kasus Penjualan 2,5 Ton Pupuk Bersubsidi di Aceh Timur

Kompas.com - 28/11/2016, 15:41 WIB
Polisi memperlihatkan pupuk bersubsidi di Mapolres Aceh Timur, Senin (28/11/2016) Kontributor Lhokseumawe, Masriadi Polisi memperlihatkan pupuk bersubsidi di Mapolres Aceh Timur, Senin (28/11/2016)
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

ACEH TIMUR, KOMPAS.com – Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Aceh Timur mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penjualan 2 ton pupuk bersubsidi di kabupaten itu.

Kasat Reskrim Polres Aceh Timur Ajun Komisaris Polisi Parmohonan Harapan mengatakan, polisi menemukan 34 sak pupuk bersubsidi di sebuah gudang di Desa Titi Baroeh, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, empat hari lalu.

Temuan itu berawal dari laporan masyarakat tentang penjualan pupuk jenis urea yang bertuliskan "Tidak untuk Diperjualbelikan".

"Masing-masing kantung pupuk beratnya 50 kilogram. Pada kantung tertulis jelas 'Pupuk Bantuan Pemerintah 2016, Tidak untuk Diperjualbelikan'," kata Parmohonan.

Polisi memeriksa MHF selaku pemilik gudang penyimpanan pupuk bersubsidi itu. MHF mengaku membeli pupuk itu dari pria IMR, oknum pegawai di Unit Pelaksana Teknis Dinas Pertanian Kecamatan Simpang Ulim seharga Rp 110.000 per sak.

"Dia beli 50 sak atau 2,5 ton. Namun, yang telah terjual baru 16 sak," kata Parmohonan.

Sisa pupuk tersebut sebanyak 34 sak kini dibawa ke Mapolres Aceh Timur untuk barang bukti.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Wahyuni Melahirkan di Tepi Jalan Berlumpur, Beralas Tikar Pandan dan Dipayungi Warga

Cerita Wahyuni Melahirkan di Tepi Jalan Berlumpur, Beralas Tikar Pandan dan Dipayungi Warga

Regional
Apes, Pelaku Ini Tak Sadar Tawarkan Jasa Khusus Jalan Tikus Bebas Rapid Test ke Danramil dan Ditangkap

Apes, Pelaku Ini Tak Sadar Tawarkan Jasa Khusus Jalan Tikus Bebas Rapid Test ke Danramil dan Ditangkap

Regional
Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Selama Dua Pekan

Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Selama Dua Pekan

Regional
Istri Gubernur Bali Terpapar Covid-19, Diumumkan lewat Video Berdurasi 13 Menit

Istri Gubernur Bali Terpapar Covid-19, Diumumkan lewat Video Berdurasi 13 Menit

Regional
Tak Hanya Gowes, Tour de Borobudur 12 Hadirkan Pengalaman Naik Kereta Uap

Tak Hanya Gowes, Tour de Borobudur 12 Hadirkan Pengalaman Naik Kereta Uap

Regional
Dugaan Kampanye Terselubung Petahana di Pilkada Ogan Ilir, Lantik Karang Taruna hingga Bantuan Covid-19

Dugaan Kampanye Terselubung Petahana di Pilkada Ogan Ilir, Lantik Karang Taruna hingga Bantuan Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Regional
Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Regional
Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Regional
Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Regional
Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Marak Atraksi Topeng Monyet di Semarang, Satpol PP Gandeng Komunitas Pencinta Hewan

Regional
Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Jadi Tim Pengacara Bambang Trihatmodjo, Busyro Muqoddas Dikritik Pukat UGM

Regional
30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

30 Nakes di Sorong Terpapar Covid-19, Rumah Sakit dan 3 Puskesmas Ditutup

Regional
'Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal'  

"Tiba-tiba Ada Mobil Oleng dan Menabrak Mereka, Istri Saya Langsung Meninggal"  

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X