Kompas.com - 27/11/2016, 18:23 WIB
|
EditorErlangga Djumena

KUPANG, KOMPAS.com - Hasil survei dari Indo Barometer November 2016, tercatat elektabilitas pasangan calon wali kota Kupang petahana Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus unggul atas rivalnya pasangan Jefirstson Riwu Kore-Hemanus Man.

Hasil survei itu disampaikan langsung oleh Peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli, kepada sejumlah wartawan saat jumpa pers di Hotel Pelangi Kupang, Minggu (27/11/2016) petang.

Menurut Hadi, elektabilitas pasangan petahana dengan tagline ‘Sahabat’ ini sebesar 59 persen, sedangkan elektablitas pasangan Jefirstson Riwu Kore-Hemanus Man (FirManmu) sebesar 32,5 persen.

“Survei ini digelar mulai 10-16 November 2016 melibatkan 400 responden di seluruh kecamatan di Kota Kupang (enam kecamatan) yakni Kecamatan Oebobo, Alak, Kelapa Lima, Kota Lama, Kota Raja dan Maulafa. Paket Sahabat unggul 59 persen, Firmanmu 32,5 persen, sedangkan responden yang belum memutuskan 2 persen, tidak tahu 0,5 persen, dan rahasia sebesar 6 persen,” kata Hadi.

Kuatnya dukungan terhadap calon petahana lanjut Hadi, dapat dilihat dari berbagai aspek yakni tingkat pengenalan dan kesukaan terhadap Jonas Salean yang sangat tinggi, kinerja sang petahana selama menjabat sebagai wali kota dinilai publik cukup memuaskan.

Hadi mengatakan, metode penarikan sampel yang digunakan ialah multistage random sampling dengan margin error plus minus 5 persen pada tingkat kepercayaan masyarakat 95 persen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner yang disebar.

“Perlu diketahui bahwa dengan data-data yang ada, seandainya pilkada dilaksanakan hari ini, maka kita yakin 100 persen Jonas-Nikolaus menang telak,”ucap Hadi.

Untuk diketahui Pilkada Kota Kupang hanya diikuti oleh dua pasangan calon. Keduanya adalah calon petahana. Jonas Salean adalah Wali Kota Kupang saat ini dan Hermanus Man adalah Wakil Wali Kota Kupang.

Dua calon petahana ini akan bertarung pada pemilu kepala daerah Kota Kupang yang digelar 15 Februari 2017 mendatang. Jonas Salean-Nikolaus Frans didukung oleh sejumlah partai besar, seperti Golkar, PDI Perjuangan, Nasdem, dan Hanura.

Sementara Jefri Riwu Kore-Hermanus Man didukung Partai Demokrat dan Gerindra serta PAN.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.