Kompas.com - 24/11/2016, 18:31 WIB
VW combi terbakar saat mengisi bahan bakar di Banyuwangi Kamis.(24/11/2016) Kontributor Banyuwangi, Ira RachmawatiVW combi terbakar saat mengisi bahan bakar di Banyuwangi Kamis.(24/11/2016)
|
EditorErlangga Djumena

BANYUWANGI,KOMPAS.com - Mobil VW Combi bernomor polisi B 1649 BVP terbakar setelah mengisi bahan bakar di di SPBU 54.68406 Karangente Jl Brawijaya, Kecamatan Banyuwangi Kamis sore (24/11/2016). Percikan api muncul secara tiba-tiba dari bagian belakang mobil ketika pengendara menyalakan mesin.

"Tiba-tiba saja apinya membesar ya di tempat berhenti pas isi bensin. Saat itu petugas SPBU sama warga langsung padamkan api pakai alat pemadam yang ada disana. Orangnya keluar, enggak ada korban jiwa," kata Ahmad Fikri, salah satu warga yang akan membeli bensin di SPBU.

Menurut Fikri, petugas SPBU mengevakusi warga yang ada di sekitar lokasi kebakaran. "Kita diarahkan untuk keluar dan mengisi bensin di SPBU lain termasuk saya," jelasnya.

Sementara itu Area Manager Communication & Relation Pertamina MOR V,Heppy Wulansari saat dihubungi Kompas.com menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

"Saat ini proses investigasi dan normalisasi pasca kejadian. SPBU tersebut sekarang ditutup sementara untuk memastikan kondisi operasional SPBU hingga tahap aman," ucap Heppy.

Ia menambahkan, Pertamina akan terus meningkatkan sosialisasi intensif kepada seluruh SPBU untuk melakukan safety first pada operasional SPBU terutama terkait dengan sifat BBM yang mudah terbakar.

"Hal itu penting untuk meminimalisir korban," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X