Kompas.com - 23/11/2016, 23:46 WIB
EditorErlangga Djumena

REMBANG, KOMPAS.com - Nelayan di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, menemukan bagian depan bangkai kapal yang mengalami kecelakaan laut di perairan pantura Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (23/11/2016).

Kepala Satuan Polisi Air (Polair) Polres Rembang Iptu Sukamto dihubungi dari Kudus, Rabu, membenarkan, adanya temuan bagian depan bangkai kapal yang mengalami kecelakaan laut di Tuban.

Penemuan tersebut, kata dia, Rabu sekitar pukul 09.00 WIB.

Selanjutnya, lanjut dia, informasi nelayan tersebut ditindaklanjuti dengan evakuasi bangkai kapal yang lokasinya sekitar 10 mil dari PLTU Rembang.

Evakuasi tersebut, lanjut dia, dipimpin Sekretaris Desa Jatisari, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang dengan cara bangkai kapal yang dalam kondisi badan kapal tinggal separuh pada bagian depan ditarik menggunakan kapal milik nelayan Desa Jatisari.

Nelayan yang menemukan, merupakan nelayan asal Desa Jatisari.

Saat ditemukan, katanya, tidak ditemukan adanya korban meninggal, melainkan hanya tas yang berisi pakaian, kaos tangan, obat-obatan serta KTP atas nama Sunardi warga Desa Tlogomojo, Kecamatan Batangan, Pati.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk saat ini, lanjut dia, proses evakuasi kapal dihentikan sementara karena dan akan dilanjutkan Kamis (24/11/2016).

"Posisi bangkai kapal tersebut dari bibir pantai sekitar 1 mil," ujarnya.

Evakuasi bangkai kapal, dimulai sejak pukul 12.00 WIB dan dihentikan sekitar pukul 17.00 WIB.

Proses tersebut juga didukung tim gabungan, seperti dari Satpol Air, Basarnas, TNI AL, BPBD serta Syahbandar setempat.

"Mereka siap melanjutkan evakuasi Kamis yang akan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB," ujarnya.

Saat ini, kata dia, sedang dilakukan evaluasi pencarian kemungkinan adanya korban, menyusul ditemukannya bagian depan bangkai kapal yang mengalami kecelakaan di Tuban.

Seperti diketahui, bahwa kapal motor Mulya Sejati milik warga Juwana, Kabupaten Pati, yang membawa 27 ABK ditabrak Kapal MV Thaison IV di perairan laut pantura, Tuban, pada 19 November 2016 sekitar pukul 04.00 WIB.

Akibat tabrakan tersebut, KM Mulya Sejati terbelah menjadi dua dan tenggelam, sedangkan anak buah kapal (ABK) berusaha menyelamatkan diri.

Dari puluhan ABK tersebut, 12 ABK berhasil menyelamatkan diri, sedangkan 15 ABK lainnya dikabarkan hilang, meskipun dalam perkembangannya ditemukan tiga korban. 

 



Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.