Gadis Korban Pemukulan di Pinrang Mengaku Mendapat Ancaman

Kompas.com - 23/11/2016, 18:52 WIB
Korban Pemukulan Pinrang Mengalami Ancaman Kompas. Com / Suddin SyamsuddinKorban Pemukulan Pinrang Mengalami Ancaman
|
EditorErlangga Djumena

PINRANG, KOMPAS.com – RS, korban penganiayaan tiga temannya yakni, NL(18), HN (17),dan SV (15) , hingga Rabu Siang (23/11/2016), mengaku mengalami tekanan dan ancaman dari pelaku.

“Sampai hari ini, RS masih diancam oleh pelaku melalui pesan Facebook, “ ucap ayah korban, Iliong di Mapolres Pinrang, Sulawesi Selatan.

RS dan kedua orangtuanya, Iliong dan Ibolong, didampingi oleh lembaga Peduli Kekerasan Perempuan dan Anak (LP-KPA), RS, kembali mendatangi unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pinrang, Sulawesi Selatan. Dia  kembali dimintai keterangan oleh polisi.

Saat memasuki Unit PPA Polres Pinrang, RS berjalan tertunduk. Kepada awak media, RS mengaku trauma dan takut, karena mendapat ancaman.


“Sempat saya mendapat ancaman, agar saya menerima maaf pelaku. Namun saya tidak bisa terima, saya sudah dianiaya seperti itu, ditendang dan ditampar oleh tiga tersangka itu, “ ujar RS

Sementara ibu korban, Ibolong, menyerahkan sepenuhnya kasus anak keenamnya itu ke pihak yang berwajib. Dia menyebutkan, dirinya hanya orang yang tidak punya, dan tidak bisa berbuat apa apa.

“Saat kejadian tanggal 2 Nevember lalu, hingga beredarnya di dunia maya pemukulan anak saya, saat itulah saya baru tahu, kalau anak saya sudah dianiaya. Kasus ini saya serahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian, dan pelaku dihukum sesuai dengan perlakuannya, “ ujar Ibolong.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X