Penganiayaan Gadis di Pinrang Dipicu oleh Utang Rp 75.000 dan Status Facebook

Kompas.com - 23/11/2016, 06:41 WIB
 Video penganiayaan terhadap seorang remaja perempuan di Pinrang, Sulawesi Selatan. REPRO KOMPAS.com/SUDDIN SYAMSUDDIN Video penganiayaan terhadap seorang remaja perempuan di Pinrang, Sulawesi Selatan.
EditorLaksono Hari Wiwoho

PINRANG, KOMPAS.com - Penganiayaan terhadap Riska (16) oleh sejumlah wanita di Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dipicu oleh persoalan utang Rp 75.000.

"Ada utangnya N (salah seorang pelaku) Rp 75.000 sama saya, lama sekali tidak bayar," kata Riska seperti dikutip TribunPinrang.com, Senin (21/11/2016).

Menurut Riska, pelaku sudah berkali-kali berjanji membayar utang tersebut, tetapi tidak kunjung terwujud.

"Itulah sebabnya, saya jengkel dan meng-upload fotonya di Facebook dengan disertai kata-kata kotor," kata dia.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pinrang AKP Muhammad Nasir mengatakan, korban telah menjelaskan hal itu kepada polisi. Riska mengunggah foto tersangka dengan menggunakan akun Facebook Riska X Behell.

"Namun, posting-an itu sudah terhapus," kata dia.

Polisi telah menetapkan empat tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah ND (18), SL (15), RN (17), dan En (20). Tersangka En telah dipulangkan karena sakit dan dalam kondisi hamil empat bulan.

(Baca juga Video Gadis di Pinrang Dianiaya Tersebar di Medsos, Korban Takut Melapor)

Artikel ini telah tayang di Tribun Makassar dengan judul "Kasus Pengeroyokan Remaja Perempuan di Pinrang Ternyata Gara-gara Uang Rp 75 Ribu".

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Regional
Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Regional
Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Regional
Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Regional
Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Regional
Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Regional
Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Regional
Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Regional
Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Regional
Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Regional
Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Regional
Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Regional
Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Regional
Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Regional
Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Imbas Corona, Ratusan Pekerja di Tegal Dirumahkan Tanpa Diberi Kompensasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X