Kompas.com - 22/11/2016, 05:33 WIB
: Isamil, pelaku pencabulan terhadap belasan siswa SD di Kabupaten Nunukan. Dari pengakuannya,  pelaku pernah menjadi korban sodomi sat kelas 2 SD. Kontributor Nunukan, Sukoco: Isamil, pelaku pencabulan terhadap belasan siswa SD di Kabupaten Nunukan. Dari pengakuannya, pelaku pernah menjadi korban sodomi sat kelas 2 SD.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

NUNUKAN, KOMPAS.com – Ismail bin Maksud Lirang (32), pelaku sodomi terhadap belasan siswa SD di Nunukan, Kalimantan Utara, mengaku pernah menjadi korban perbuatan serupa saat masih kecil.

"Dia pernah menjadi korban sodomi saat duduk di bangku kelas II sekolah dasar," kata Kepala Polres Nunukan AKBP Pasma Royce, Senin (21/11/2016).

Pasma mengatakan, dari 11 korban pelecehan seksual oleh Ismail, delapan di antaranya tidak sampai diajak berhubungan intim.

Pelaku biasanya menjemput korban dengan sepeda motor seusai pulang sekolah.

Pelaku mengiming-imingi korban dengan uang Rp 2.000 hingga Rp 5.000 agar korban menuruti kemauannya.

Pelaku biasanya membawa korban di pondok di tengah kebun. Sebelum melakukan tindak asusila terhadap belasan siswa SD tersebut, Ismail memutar video porno yang dia simpan di dalam ponsel miliknya.

"Di dalam handphone-nya sudah ada videonya untuk diperlihatkan kepada anak-anak," kata Pasma.

Perbuatan pelaku diketahui oleh guru para siswa saat menemukan video porno di dalam ponsel siswa sekolah dasar. Video itu berasal dari Ismail.

Setelah diinterogasi lebih lanjut oleh para guru, belasan siswa tersebut mengaku telah menjadi korban tindak asusila Ismail.

Kepolisian Resor Nunukan saat ini melakukan koordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Nunukan untuk memberikan perlindungan terhadap para korban.

Selain menahan Ismail, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik pelaku, telepon seluler, dan celana dalam.

Polisi akan menjerat Ismail dengan Pasal 82 ayat (1) jo 76 e Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Tersangka diancam hukuman pidana 15 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X