Polisi Ungkap Pembegalan Mahasiswa ITB, Seorang Tewas Ditembak dan 3 Orang Ditangkap

Kompas.com - 18/11/2016, 09:52 WIB
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Winarto saat melaunching tim khusus kejahatan jalanan di Mapolrestabes Bandung, Rabu (22/6/2016) Kontributor Bandung, Dendi RamdhaniKapolrestabes Bandung Kombes Pol Winarto saat melaunching tim khusus kejahatan jalanan di Mapolrestabes Bandung, Rabu (22/6/2016)
|
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepolisian Bandung akhirnya mengungkap komplotan begal di Jalan Dago, Bandung, Jawa Barat. Polisi menangkap tiga orang pembegal dan menembak mati otak komplotan.

Kepala Polrestabes Bandung, Kombes Pol Winarto, mengatakan, HM alias Odon pria yang ditembak mati anggota Polrestabes Bandung di Jalan Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Jumat (18/11/2016) sekitar pukul 03.30 WIB pagi, adalah otak dari aksi pembegalan di Jalan Dago yang sering terjadi belakangan ini.

Sebelum menembak mati Odon, polisi juga menangkap tiga orang komplotannya, yakni BY alias Obay, BY alias Iday, dan Adit.

"Diawali dari penyelidikan, kita dapatkan dulu tiga pelaku, kemudian dikembangkan dan kita dapatkan aktor intelektualnya atau kepalanya," kata Winarto di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat pagi.

Korban-korban aksi pembegalan yang dilakukan komplotan Odon di antaranya adalah dua orang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), yakni Rifqy Zaidan Muharri yang dibegal pada tanggal 6 November 2016 dan Rizal Azis pada tanggal 10 Oktober 2016.

"Iya, beberapa korbannya anak ITB. Setelah dilakukan pengejaran tadi malam, didapati di Jalan Babakan Siliwangi. Dia melakukan perlawanan, jadi langsung kita tembak di tempat," ucapnya.

Winarto menambahkan, Odon merupakan penjahat kambuhan yang sudah melakukan delapan kali aksi pembegalan yang kebanyakan berlangsung di wilayah hukum Polsek Coblong. Tidak hanya dengan Obay, Iday, dan Adit, Odon juga sering melakukan pembegalan bersama komplotan berbeda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kebanyakan di Coblong, tapi ada juga di tempat lain, jadi random dengan waktu tertentu," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria tewas ditembak polisi Jumat (18/11/2016) sekitar pukul 03.30 WIB dini hari, di dekat lingkungan kampus ITB, Jalan Babakan Siliwangi, Kota Bandung, Jawa Barat. Pria tersebut merupakan pelaku kejahatan jalanan yang kerap meresahkan warga Kota Bandung dan pengguna jalan raya beberapa waktu belakangan ini. Dia ditembak polisi saat akan menjalankan aksi kriminal. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.