Kompas.com - 17/11/2016, 16:30 WIB
Aksi seribu lilin di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (14/11/2016). Aksi damai ini bentuk solidaritas dan doa untuk korban bom molotov di Samarinda. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOAksi seribu lilin di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin (14/11/2016). Aksi damai ini bentuk solidaritas dan doa untuk korban bom molotov di Samarinda.
|
EditorFarid Assifa

SAMARINDA, KOMPAS.com - Tiga korban ledakan bom di depan Gereja Oikumene Samarinda, Kalimantan Timur, terus membaik.

Hal ini terlihat dari jumlah leukosit korban yang terus meningkat dan tidak terjadi peningkatan suhu tubuh.

Kondisi Alvaro (4) dan Anita (2) terlihat mulai pulih, sedangkan Trinity (4) kondisi kesehatan fisiknya terus meningkat.

Baca juga: Kondisi Bocah Trinity Korban Bom Molotov di Samarinda Membaik

Direktur RS AW Sjahranie Samarinda, dr Rachim Dinata mengatakan, dua korban luka bakar 12 persen yakni Alvaro dan Anita sudah berangsur membaik. Hanya tinggal perawatan luka bakar yang terus dilakukan.

Sedangkan korban luka bakar 50 persen, yaitu Trinity Hutahaean juga terus menunjukkan perbaikan fisik.

Sejak Rabu (16/11/2016), Trinity sudah mulai lancar berbicara dan berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Alhamdulillah, kondisi umumnya ketiga korban sudah membaik. Jadi dari pernafasannya, tensinya, keadaan umum secara fisik mereka sudah cukup baik,” kata Rachim.

Meski sudah menunjukkan hasil yang baik, namun ketiga korban masih terus dipantau oleh tim dokter.

Hanya Trinity yang harus dipantau ketat karena masih dalam masa kritis selama 12 hari.

“Pagi ini setelah kita visit bersama tadi pagi, perkembangannya cukup siginifikan, lebih baik lagi. Tadi malam, Alvaro dan Anita sudah menjalani serangkaian pengobatan di ruang operasi, keduanya dibersihkan di oka (pembersihan pernapasan, red),” ujarnya.

Pada hari minggu sekitar pukul 10.00 Wita, sebuah bom meledak di depan Gereja Oikumene di Jalan Ciptomangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Bom meledak beberapa saat setelah umat kristiani melaksanakan ibadah Minggu. Tercatat lima orang menjadi korban. Seluruh korban adalah balita, satu korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

Sedangkan tiga korban lagi masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Aparat kepolisian telah menetapkan satu orang tersangka, yakni Johanda alis Jo Bin Muhammad Aceng Kurnia yang juga merupakan resedivis kasus terorisme. Sebanyak 18 saksi mata juga telah diperiksa.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.