Tiga Perahu Karet Dikerahkan Cari Nelayan yang Hilang Diseret Buaya

Kompas.com - 17/11/2016, 15:14 WIB
Tim SAR menyisir lokasi nelayan hilang setelah diseret buaya di muara Sungai Merawang Bangka. heru dahnur/kompas.comTim SAR menyisir lokasi nelayan hilang setelah diseret buaya di muara Sungai Merawang Bangka.
|
EditorCaroline Damanik

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Sudah tiga haripencarian nelayan yang hilang setelah diseret buaya di Muara Sungai Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dilakukan. Tiga perahu karet dikerahkan untuk menyisir lokasi kejadian.

“Belum ditemukan. Padahal kami sudah mengitari lokasi ini,” ujar Indra, anggota Basarnas Pangkalpinang yang ikut operasi pencarian menggunakan perahu karet, Kamis (17/11/2016).

Korban, Sangkuriang, warga Desa Jada Bahrain, dinyatakan hilang saat menangkap ikan menggunakan jaring bersama seorang temannya. Tiba-tiba seekor buaya muncul dan membalikan perahu yang ditumpangi korban. Korban sempat diterkam buaya dan kemudian diseret ke tengah muara sungai.

Upaya pencarian terkendala karena luasnya area serta kondisi muara yang banyak ditumbuhi hutan bakau. Beberapa kali tim gabungan harus kembali ke posko karena cuaca cerah yang tiba-tiba mendung diguyur hujan lebat.

Upaya pencarian akan terus dilanjutkan dengan melibatkan tim gabungan dari polisi, Basarnas, Tagana dan warga sekitar.

Muara Sungai Merawang selama ini dikenal kaya akan ikan, udang dan kepiting. Kawasan muara ini sejak lama juga dikenal sebagai habitatnya buaya air payau.

Adapun peristiwa penyerangan terhadap manusia baru kali pertama terjadi sejak awal tahun 2016 ini.

(Baca juga: Seorang Nelayan Diterkam dan Diseret Buaya Saat Menangkap Ikan)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Regional
Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Regional
Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Regional
Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Regional
Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Regional
Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Regional
Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Regional
Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Regional
Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Regional
Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Regional
Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Regional
Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Regional
Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Regional
Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Regional
Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Pungutan Masuk Sekolah Negeri hingga Jutaan Rupiah, Wali Murid Berharap Bisa Dicicil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X