Kompas.com - 16/11/2016, 15:51 WIB
Haedar Nashir Ketua PP Muhammadiyah saat menyampaikan pernyataan sikap Muhammadiyah Kontributor Yogyakarta, Wijaya KusumaHaedar Nashir Ketua PP Muhammadiyah saat menyampaikan pernyataan sikap Muhammadiyah
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebinekaan, toleransi dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Imbauan itu terkait dengan penetapan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai tersangka penistaan agama oleh Bareskrim Polri, Rabu (16/11/2016).

"Muhammadiyah menyerukan semua pihak elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga keberadaan NKRI dengan memelihara kebinekaan, ketertiban, kedamaian, kebersamaan, toleransi dan suasana kondusif," imbau Haedar Nashir, ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam jumpa pers di kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro Yogyakarta, Rabu.

Baca juga: Ditetapkan Jadi Tersangka, Ahok Minta Pendukungnya Ikhlas

Haedar mengatakan, Muhammadiyah percaya bahwa penetapan status tersangka terhadap Ahok telah berdasarkan prinsip hukum yang adil dan objektif.

Muhammadiyah juga mengapresiasi komitmen Presiden Joko Widodo dalam mendukung sepenuhnya penegakan hukum atas kasus dugaan penistaan agama ini.

Termasuk upaya presiden dalam melakukan komunikasi dengan berbagai komponen bangsa, sehingga tercipta stabilitas nasional dan aspirasi masyarakat dapat terwadahi.

Terkait langkah yang dilakukan oleh pihak kepolisian, Haedar menegaskan bahwa Muhammadiyah memberi penghargaan tinggi kepada Kapolri dan jajaran kepolisian karena telah menjalankan proses hukum yang tegas, cepat dan transparan.

"Ke depan, proses hukum yang positif tersebut tetap berjalan objektif dan seadil-adilnya," tandasnya.

Haedar juga mengimbau kepada setiap warga negara Republik Indonesia agar dapat belajar dari kasus ini, bahwa agama merupakan ajaran suci yang mutlak diyakini oleh para pemeluknya serta harus dijunjung tinggi keberadaannya sebagaimana dijamin oleh konstitusi.

"Hendaknya saling menghargai dan menghormati. Hendaknya juga jauhi segala ujaran dan tindakan yang dapat merendahkan, menodai, menghina, dan menista keyakinan," tegasnya.

Dia juga meminta umat Islam dan semua pihak agar lapang hati menerima hasil proses hukum tersebut, serta mengawal dengan seksama agar hukum tetap tegak pada proses selanjutnya.

Seperti diketahui, Bareskrim Polri menetapkan gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.

Baca juga: Proses Hukum Ahok Transparan, Jokowi Minta Tak Ada Lagi Unjuk Rasa

Ahok ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 156 a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kompas TV Ahok Jadi Tersangka dan Dicegah ke Luar Negeri
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.