Kronologi Peristiwa Mobil Tertimbun Longsor di Lembang

Kompas.com - 15/11/2016, 15:44 WIB
Petugas saat mengevakuasi korban longsor di Lembang, Selasa (15/11/2016). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Kontributor Bandung, Dendi RamdhaniPetugas saat mengevakuasi korban longsor di Lembang, Selasa (15/11/2016). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Sebuah mobil berpenumpang empat orang ditemukan ringsek setelah tertimbun longsor di Jalan Kolonel Masturi, Kampung Kramat RT 07 RW 06, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kepala Polres Cimahi AKBP Ade Ary menjelaskan, kejadian bermula saat daerah Kolonel Masturi diterjang tanah longsor, Minggu (13/11/2016). Saat itu, ada tiga titik gerakan tanah yang berlokasi di penginapan Imah Seniman, di depan Vila Ganesha dan samping Villa Pleasant Hill. Jarak tiga lokasi itu berdekatan.

"Yang pertama longsoran jurang di bawah jalan pada pukul 15.30 WIB. Ketinggian longsor 70 meter dan lebar 15 meter. Selanjutnya ada longsor susulan dari tebing atas jalan pada pukul 19.15 WIB (samping Vila Pleasant Hill, serta pukul 21.30 WIB," ujar Ade, Selasa siang.

Ade menjelaskan, petugas langsung mengambil tindakan dengan melakukan penjagaan dan pengaturan arus lalu lintas.

"Pada longsoran pertama jalan masih berfungsi separuh (dilakukan buka tutup jalan)," ucapnya.

Saat longsoran kedua dan ketiga terjadi, material longsor menutup seluruh badan jalan. Melihat kondisi itu, petugas pun langsung menutup arus lalu lintas.

"Atas pengamatan situasi pada hari Senin, tebing di atas jalan ada pergerakan tanah dan terjadi retakan. Atas dasar hasil rapat Kapolsek, Danramil, Camat, PNPBD dan aparat desa, diputuskan tidak ada tindakan selama dua hari karena berbahaya (kondisi tanah masih labil)," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Barat, Dicky Maulana menjelaskan, pada Selasa (15/11/2016) pagi, sejumlah warga melaporkan telah kehilangan keluarganya.

Mereka menduga bahwa korban terbawa longsor, sebab sejak Minggu sore keempat orang tersebut tak bisa dihubungi.

Setelah melakukan pencarian, petugas menemukan sebuah mobil Toyota Kijang warna putih bernomor polisi F 777 WW tertimbun longsor di sebuah jurang di area penginapan Imah Seniman.

"Kami tidak tahu ada korban karena tidak ada saksi dan tidak ada tanda-tanda korban," ujarnya.

Dengan melibatkan sekitar 200 petugas gabungan, proses evakuasi korban dilakukan mulai pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 14.30 WIB, empat penumpang mobil yang seluruhnya warga Kabupaten Bandung Barat, ditemukan tewas dan langsung dibawa ke rumah duka.

"Jadi kami duga mobil ini terseret saat longsoran pertama Minggu (13/11/2016). Mobil ini terseret dari tebing setinggi 60 meter. Ada empat orang korban, seluruh korban dipastikan tewas," ungkapnya.

(Baca juga: Seluruh Korban Mobil yang Tertimbun Longsor Dievakuasi, Keluarga Histeris)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X