Tidur di Lantai Kereta, Gubernur Ganjar Disebut Melanggar Aturan

Kompas.com - 12/11/2016, 07:55 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tertidur di loros kursi KA Purwajaya menjadi viral di media sosial. AKUN FACEBOOK HARI ISTATAGubernur Jateng Ganjar Pranowo tertidur di loros kursi KA Purwajaya menjadi viral di media sosial.
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com — Foto Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang tidur di lantai Kereta Api Purwajaya dari Jakarta-Cilacap sempat menjadi viral di media sosial.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku operator kereta ikut berkomentar atas kejadian itu. Tindakan Ganjar tidur di lantai ternyata tidak diperbolehkan.

"Tidur seorang di kereta memang hak penumpang, tapi ketika tidurnya di lantai itu hal yang tidak diperbolehkan," kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi V Purwokerto Ixfan Hendriwintoko saat dikonfirmasi, Sabtu (12/11/2016).

Baca juga: Foto Ganjar Pranowo Tidur di Lorong Kereta Api Jadi Viral

Menurut dia, berdasarkan ketentuan yang ada, KAI sudah melarang seorang tidur di lantai dengan memasang sejumlah stiker di sudut lorong kereta. Larangan tidur berlaku seperti halnya larangan merokok.

Selain itu, seseorang yang tidur di lantai kereta bisa mengganggu kenyamanan para penumpang lainnya.

"Ketentuan itu berlaku bagi semua pelanggan kereta api," tambahnya.

Lantaran peristiwa itu telah terjadi, pihaknya berharap petugas KAI yang bertugas untuk mengingatkan aturan yang ada, termasuk mengingatkan penumpang untuk tidak tidur di lantai.

Ia berharap agar kejadian itu tidak diikuti para penumpang lainnya karena itu memang tidak diperbolehkan.

Ganjar sendiri naik Kereta Api Purwajaya pada Kamis (10/11/2016) malam dari Stasiun Gambir Jakarta menuju Stasiun Cilacap. Kereta bisnis itu berangkat pada pukul 22.15 WIB dan tiba di Cilacap pada Jumat (11/11/2016) pukul 05.15 WIB.

Foto Ganjar yang tertidur dalam posisi tidur miring membungkuk beralas selimut tersebut diabadikan netizen bernama Hari Siwset Istata dan disebarkan melalui jejaring sosial Facebook.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X