KPU RI Minta Tim Ahok-Djarot Melapor jika Terganggu Penolakan Warga

Kompas.com - 12/11/2016, 05:47 WIB
|
EditorFarid Assifa

MALANG, KOMPAS.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman meminta tim pasangan calon Pilkada DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Syaiful Hidayat untuk melapor jika merasa terganggu dengan sejumlah warga yang menolak kehadirannya saat berkampanye.

Diketahui, dalam waktu terakhir ini, baik kedatangan Ahok sapaan Basuki ataupun Djarot ke sejumlah daerah di Jakarta untuk melakukan kampanye mendapat penolakan dari sejumlah warga.

"Kan ada mekanisme untuk menyelesaikan keberatan-keberatan. Jadi pasangan calon yang terganggu ketika mereka melakukan kampanye silakan saja melakukan komplain membuat laporan," kata Arief saat mengecek kesiapan pilkada di kantor KPU Kota Batu, Jawa Timur, Jumat (11/11/2016).

Baca juga: Tim Sukses Tak Ubah Strategi meski Ahok-Djarot Kerap Ditolak di Jakbar

Menurutnya, KPU baru bisa bertindak jika ada laporan keberatan dari pasangan calon dan mengganggu tahapan pilkada yang sedang berlangsung.

"KPU akan menindaklanjuti sebagaimana regulasi yang ada. Siapa yang mengganggu dia. Itu silakan saja. Kalau pelanggaran pidana itu urusan polisi. Kalau melanggar administrasi itu urusannya KPU," jelasnya.

Dijelaskan Arief, KPU hanya akan mengurusi segala hal yang berkaitan dengan tahapan pilkada. Dengan begitu, KPU akan bertindak jika sejumlah penolakan oleh warga itu mengganggu tahapan pilkada.

"Hal-hal yang berkaitan dengan tahapan pemilu itu urusannya KPU. Di luar itu urusannya pihak lain. Tapi kalau terkait dengan tahapan KPU itu urusannya KPU," jelasnya.

Sampai saat ini, belum ada laporan dari tim pemenangan Ahok-Djarot terkait dengan sejumlah warga yang menolak saat ia hendak melaksanakan kampanye.

Sebelumnya, juru bicara tim pemenangan Ahok-Djarot, Sophia Latjuba meminta KPU bertindak tegas dengan aksi penolakan sejumlah warga kepada Ahok dan Djarot saat melakukan kampanye. Sophia menilai bahwa penolakan itu ditunggangi oleh pasangan calon lainnya.

Baca juga: Kampanye Ahok-Djarot Ditolak, Sophia Latjuba Harap Ketegasan Bawaslu

Kompas TV Sejumlah Penolakan Warga pada Kunjungan Ahok-Djarot

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.