Peneliti Ini Buktikan Tenaga Nuklir Bisa Identifikasi Benda Purbakala

Kompas.com - 12/11/2016, 05:26 WIB
Johan Yan manfaatkan tenaga nuklir untuk identifikasi benda purbakala. Kontributor Surabaya, Achmad FaizalJohan Yan manfaatkan tenaga nuklir untuk identifikasi benda purbakala.
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Tenaga nuklir ternyata tidak hanya bisa digunakan sebagai senjata pemusnah massal dan pembangkit listrik, tetapi juga untuk meneliti sejarah kepurbakalaan.

Tiga peneliti membuktikan bahwa tenaga nuklir bisa dimanfaatkan untuk mengidentifikasi situs purbakala atau benda bersejarah.

Metode identifikasi benda cagar budaya dengan memanfaatkan tenaga nuklir pernah dilakukan pada Arca Maha Nandi asal India. Arca berbentuk lembu itu sudah ada sejak abad IX. 

"Arca Maha Nandi adalah koleksi saya, yang menjadi eksperimen pertama," kata Johan Yan, salah satu peneliti asal Surabaya yang juga seorang motivator, Jumat (11/11/2016).

Dari pemanfaatan tenaga nuklir, kata Johan, akan diketahui komposisi logam benda purbakala yang ditarget, untuk kemudian dibedakan dengan data komposisi logam pada zamannya. 

"Ini metode ilmiah, jika dengan metode konvensional butuh waktu berbulan-bulan, dengan metode nuklir, cuma butuh waktu paling lama 10 menit untuk mengidentifikasi benda cagar budaya," jelasnya.

Riset yang dilakukannya bersama arkeometalurgi Universitas Gajah Mada, Prof Timbul Haryono dan pakar nuklir dari Badan Tenaga Nuklir Nasional, Prof Samin Prihatin itu menurutnya dipercaya akan meminimalisir aksi pemalsuan benda cagar budaya.

"Seperti kita tahu, mafia cagar budaya kerap memalsukan benda bersejarah, dan yang asli dilelang ke luar negeri dengan harga miliaran rupiah," tuturnya.

Pemanfaatan teknologi nuklir, menurutnya, bukanlah hal baru. Namun pemanfaatan untuk mengidentifikasi benda cagar budaya belum pernah dilakukan di Indonesia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

Regional
Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Regional
Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Regional
Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X