Kompas.com - 11/11/2016, 10:58 WIB
Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Viktor Mesakh (tengah) dan Viktor manbait (kanan) dan ketua tim sukses Elcid Li (kiri), saat menggelar jumpa pers bersama sejumlah wartawan, Kompas.com/Sigiranus Marutho BerePasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Viktor Mesakh (tengah) dan Viktor manbait (kanan) dan ketua tim sukses Elcid Li (kiri), saat menggelar jumpa pers bersama sejumlah wartawan,
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

KUPANG, KOMPAS.com - Bakal calon wali kota dan wakil wali kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dari jalur independen, Viktor Mesakh-Viktor Manbait (Viktory), melaporkan tiga orang Komisioner Panitia Pengawas Pemilu Kota Kupang ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Manbait mengatakan, ia bersama pasangannya melapor ke DKPP pada Kamis (10/11/2016) sore. Ketiga orang yang dilaporkan adalah Ketua Panwaslu Kupang Germans Atawur dan dua orang anggota, masing-masing Ismail Manoe dan Noldy Tadu Hungu.

Menurut Manbait, ketiganya dianggap tidak memenuhi tata cara penyelesaian sengketa pemilihan gubernur, bupati dan wali kota saat mereka memimpin proses musyawarah sengketa pemilihan kepala daerah.

Manbait menilai keputusan Panwaslu tidak mempertimbangkan keterangan pemohon, lembaga pemberi keterangan, serta bukti-bukti yang dikemukakan dalam musyawarah, sebagaimana diatur dalam Pasal 24 ayat 2 dan 3 Peraturan Badan Pengawas Pemilu Nomor 8 Tahun 2016 tentang tata cara penyelesaian sengketa pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota.

Manbait menyebutkan, dalam keputusannya, Panwaslu Kupang tidak memberikan penilaian dan pendapat dikaitkan dengan aturan perundang-undangan, fakta sidang, bukti dan keterangan saksi dan langsung membuat kesimpulan pemohon ditolak.

"Bahwa dengan Panwaslu tidak laksanakan sejumlah poin itu, maka Panwaslu Kota Kupang patut diduga melanggar kode etik penyelenggara pemilu, yang diatur dalam peraturan bersama KPU, Bawaslu, dan DKPP Nomor 13 Tahun 2012," jelas Viktor, Kamis malam.

Ia mengajukan bukti berupa surat, rekaman audio visual proses musyawarah, dan saksi-saksi.

Total ada 180 bukti yang ia ajukan, tetapi sama sekali tidak menjadi penilaian pimpinan musyawarah dalam penyelesaian sengketa.

"Padahal semua bukti tersebut bermaterai dan berlegalisir aslinya yang dirangkap tujuh dan dibacakan dan bagian dari berkas putusan," kata dia.

KPU Kota Kupang menilai duet Viktory tidak memenuhi syarat dukungan sebanyak 22.417 kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.