Kompas.com - 04/11/2016, 17:51 WIB
Ilustrasi KOMPAS/DIDIE SWIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

MADIUN, KOMPAS.com - Gara-gara tertangkap basah menerima amplop berisi Rp 100.000 dari warga terkait perkara, Bripka S, anggota Polres Madiun diberi hukuman shalat dan mengaji selama dua minggu di masjid At Taqwa milik Polres Madiun.

"Kalau dahulu anggota yang bermasalah dapat dikenakan penempatan khusus di sel tahanan. Tetapi sekarang penempatan khusus dapat ditempatkan di masjid sekaligus nyantri dengan kegiatan shalat dan mengaji agar bertambah keimanannya," kata Kepala Satuan Propam Polres Madiun, Iptu Shinto yang dikonfirmasi Kompas.com, Jumat ( 4/11/2016).

Menurut Shinto, hukuman kepada Bripka S dijatuhkan setelah dilakukan sidang disiplin di Mapolres Madiun. Putusannya, Bripka S dihukum dengan teguran tertulis dan penempatan khusus di Masjid At Taqwa Polres Madiun.

"Tujuan hukuman itu untuk memberikan efek jera dan bisa mengubah perilaku, sikap dan iman yang bersangkutan. Bripka S seharusnya menjalani hukuman tiga minggu. Tetapi karena selama proses sidang disiplin Bripka S diamankan tujuh hari, maka yang bersangkutan tinggal menjalani hukuman dua minggu saja," kata Shinto.

Bripka S ditangkap lantaran tertangkap tangan oleh Propam Polres Madiun menerima uang dari orang yang terindikasi berperkara dua pekan lalu.

Dari tangan Bripka S, tim operasi tangkap tangan menyita amplop putih berisi uang Rp 100.000.

Tak hanya Bripka S yang dihukum dalam kasus pungli, satu perwira berinisial Ipda M juga turut menjadi terperiksa dalam sidang disiplin.

Lain halnya dengan Bripka S, Ipda M hanya mendapatkan teguran tertulis dan penundaan mengikuti pendidikan selama satu tahun.

"Putusan sidang disiplin Ipda M dan Bripka S dibacakan kemarin, Kamis (3/11/2016) di gedung Bhayangkara Polres Madiun. Bila tidak ada aral melintang, Bripka S akan menjalani hukuman mulai Senin (7/11/2016)," jelas Shinto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X