Kompas.com - 02/11/2016, 13:31 WIB
Kerbau yang menjadi korban bom diduga rakitan mati Kontributor Yogyakarta, Wijaya KusumaKerbau yang menjadi korban bom diduga rakitan mati
|
EditorErlangga Djumena

BANTUL,KOMPAS.com - Kerbau yang menjadi korban bom, di pinggiran sawah, Karangnongko, Sumber Agung, Jetis, Bantul pada Selasa (01/11/2016) kemarin akhirnya mati. Kerbau yang dibeli oleh Subardi pada Agustus 2016 ini diketahui mati pada pukul 23.00 WIB.

Sebelumnya, kerbau milik Subardi ini setelah menginjak benda yang diduga bom rakitan mengalami luka di sekujur tubuh karena tertancap paku berbagai ukuran. Meski mengalami luka, kerbau ini sempat bisa berjalan sampai sungai untuk dimandikan dan kembali ke kandangnya. Bahkan kerbau yang dibeli seharga Rp 11 juta oleh Subardi ini telah mendapatkan perawatan dengan diberikan obat anti tetanus dan antibiotik.

"Kemarin setelah menginjak bom itu masih bisa jalan, tapi memang paku yang menancap ditubuh, kaki dan kepala cukup banyak," ujar Kasidi (57) warga Sawahan, Sumber Agung, Jetis, Bantul yang juga tetangga Subardi, Rabu (02/11/2016).

Dia menuturkan, sebelum mati kerbau bersikap tidak wajar. Sekitar pukul 19.00 WIB, kerbau tersebut meronta-ronta. "Sampai kecebur di sawah sebelahnya," sebutnya.

Ketika dicek oleh warga ke kandang, dari mulut kerbau tersebut lanjutnya juga tampak mengeluarkan busa berwarna putih. Kondisinya seperti terkena racun.

"Berbusa seperti kena racun. Kondisinya melemah, sekitar pukul 23.00 WIB sudah mati," ujarnya.

Sementara itu Jumilah, Istri Subardi menyampaikan saat ini kerbau yang mati masih belum dikuburkan. Sebab menunggu arahan dari kepolisian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Belum dikuburkan, masih nunggu. Sekarang (Subardi) sedang di Polres," ucapnya.

Jumilah mengaku dirinya dan suaminya sedih dengan kematian kerbau yang dibeli seharga Rp 11 juta itu. Namun, ia tetap bersyukur bukan suaminya yang menginjak bom diduga rakitan tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan cukup keras terjadi di pinggiran sawah, Karangnongko, Sumber Agung, Jetis, Bantul pada Selasa (1/11/2016) sekitar pukul 10.30 WIB.

Benda yang diduga bom rakitan ini meledak terinjak seekor kerbau. Kerbau yang menjadi korban ledakan di pinggir area persawahan Karangnongko, Sumber Agung, Jetis, Bantul mengalami luka di sekujur tubuh hingga kepala. Bahkan ada sekitar 50 paku berbagai ukuran menancap di kaki, perut dan bagian kepala. 

Baca: Ledakan Keras Terjadi di Bantul, Seekor Kerbau Terkapar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.