Ini Gagasan Pemprov Jabar untuk Tangani Banjir Bandung Raya

Kompas.com - 01/11/2016, 20:21 WIB
Kondisi perempatan Jalan Sukarno-Hatta, Gedebage yang lengang saat diterjang banjir, Jum'at (28/10/2016). Luapan Sungai Cinambo membuat sejumlah jalan arteri Kota Bandung lumpuh. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKondisi perempatan Jalan Sukarno-Hatta, Gedebage yang lengang saat diterjang banjir, Jum'at (28/10/2016). Luapan Sungai Cinambo membuat sejumlah jalan arteri Kota Bandung lumpuh.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com – Untuk menangani banjir di beberapa titik di Bandung Raya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat merancang Rencana Aksi Multipihak Implementasi Pekerjaan (RAM IP).

RAM IP merupakan gerakan lintas sektoral yang terintegarasi dalam merancang rencana jangka pendek, menengah dan jangka panjang untuk menanggulangi bencana banjir di kawasan Bandung Raya.

"Ini kita akan bentuk RAM IP dengan skala prioritas, di jangka pendek ini apa yang bisa dikerjakan oleh baik pemerintah pusat, BBWS, dan Cipta Karya, kemudian provinsi, dan kabupaten/kota, soal beberapa lokasi banjir yang sekarang ini terus menerus terjadi," ujar Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar dalam rilisnya, Selasa (1/11/2016).

Baca juga: Banjir di Kabupaten Bandung, 2.128 Jiwa Mengungsi

Deddy menjelaskan, penyelesaian banjir di Bandung Raya perlu ditangani menyeluruh dengan melibatkan multipihak. Fokusnya, titik-titik lokasi yang perlu diatasi lebih cepat dan waktu pengerjaan sarana penanggulangan banjir yang jelas, sehingga penganggarannya tepat.

"Tanggal 10 November kita harapkan RAM-IP ini antara pusat, provinsi, dan daerah ini sudah jadi. Sebelum tanggal 14 November diketok anggaran," bebernya.

Deddy berharap, dengan adanya RAM IP, penanganan banjir bisa dilakukan secara terintegrasi dan menyeluruh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Selama ini permasalahan di kita ini komunikasi, enggak ada koordinasi," bebernya.

Dia mencontohkan, pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Cipta Karya akan melakukan pengerjaan struktur.

"Yang non-struktural dari provinsi dan pemkot. Bisa saja masuk di struktural, asal di luar kewenangan BBWS dan Cipta Karya," terangnya.

Kepala Bappeda Kabupaten Bandung Ernawan mengatakan, terlalu banyak studi yang dilakukan untuk mengatasi banjir. Ia menilai, banyaknya studi kurang efektif.

“Perlu satu dokumen yang sama-sama jadi pedoman, biar efektif," tuturnya.

Pihaknya mengaku sudah memiliki rencana tata ruang dan wilayah yang diyakini sesuai untuk mengatasi persoalan tersebut. Namun, Pemkab Bandung memiliki keterbatasan kewenangan dan dana dalam mengatasi banjir ini.

"Tinggal pusat dan provinsi mengisi dengan anggaran. Sekali pun ada dana, kalau tak ada di RTRW, itu enggak bisa," tutupnya.

Kompas TV Banjir Genangi 3 Kecamatan di Kabupaten Bandung
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.