Pesawat Milik Pemkab Puncak Diduga Tabrak Gunung akibat Cuaca Buruk

Kompas.com - 01/11/2016, 08:40 WIB
GOOGLE EARTH Lokasi penemuan pesawat DHC-4 Turbo Caribou yang hilang kontak pada Senin (31/10/2016).

JAYAPURA, KOMPAS.com — Pesawat Caribou DHC-4 yang hilang kontak di Papua, Senin (31/10/2016), diduga menabrak gunung akibat cuaca buruk. Lokasi pesawat itu ditemukan pada Selasa (1/11/2016) pagi ketika tim pencari mengitari Jila Pass.

Kepala SAR Timika Mahfud mengatakan bahwa saat ini tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencapai lokasi jatuhnya pesawat dengan kode penerbangan PK-SWW milik Pemerintah Kabupaten Puncak tersebut.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Pesawat jenis DHC - 4 T Turbo Caribou milik Pemda Kabupaten Puncak Papua
"Saat ini, pesawat MI 17 sudah siap diterbangkan ke Jila untuk mengangkut anggota SAR ke lokasi," kata Mahmud kepada Antara di Jayapura.

Lokasi pesawat diketahui sekitar pukul 06.30 WIT oleh pesawat Trigana yang mengitari sekitar Jila, Kabupaten Mimika.


"Diduga pesawat menabrak gunung akibat cuaca buruk," kata Mahfud.

Sebanyak 18 orang anggota tim SAR gabungan sudah berada di Jila sejak pesawat itu mengirimkan sinyalnya sejak Senin kemarin.

Pencarian pesawat pada hari pertama kemarin sempat terkendala oleh kabut.

Pesawat itu hilang kontak pada Senin pukul 08.15 WIT dalam penerbangan dari Timika menuju Ilaga, Kabupaten Puncak. Pesawat itu membawa bahan bangunan berupa besi pelat.



EditorLaksono Hari Wiwoho
SumberANTARA

Terkini Lainnya

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019

Regional
Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Tokoh Agama di Kalimantan Tengah Deklarasi Damai Terima Hasil Pemilu

Regional
Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Jika Terpilih Jadi Ibu Kota Baru, Penduduk Kalteng Diprediksi Bertambah 6 Juta Orang

Regional
Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Cerita Petugas Damkar 3 Hari Berjibaku Atasi Kebakaran Pasar Kosambi Bandung

Regional
Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Hadang Massa Aksi 22 Mei, Polisi Bogor Sekat 12 Lokasi Menuju Jakarta

Regional
Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Pengedit Video Hoaks Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas Divonis 7 Bulan Penjara

Regional
Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Kronologi Penangkapan 5 Terduga Teroris yang Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Usai Divonis Mati, Gembong Narkoba Dorfin Felix Berharap Bertemu Keluarganya

Regional
Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik 'Jangan Bunuh Aku' kepada Pembunuhnya

Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku" kepada Pembunuhnya

Regional
Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Peringati 21 Tahun Reformasi, Aksi Mahasiswa di Riau Sempat Ricuh karena Tak Dizinkan Masuk ke Gedung DPRD

Regional
Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Butuh Rp 3 M untuk Bangun Kembali Kelenteng Probolinggo yang Terbakar

Regional
Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Isu Ulama Madura Tutup Suramadu pada 22 Mei, Ini Respons Kapolda Jatim

Regional
Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Pria Ini Bunuh Istrinya karena Selalu Pasang Tarif saat Berhubungan Badan

Regional
5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

5 Terduga Teroris Ditangkap di Garut, Hendak ke Jakarta Ikut Aksi 22 Mei

Regional
Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Lewat Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Pemudik Diimbau Berkendara 40 Km/jam

Regional

Close Ads X