6 Motor Polisi Dibakar Saat Demo Mahasiswa, Ini Komentar Wakapolda Sulsel

Kompas.com - 29/10/2016, 05:42 WIB
6 unit motor patroli Polisi dibakar mahasiswa yang bentrok di depan kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Jumat (28/10/2016). Kontributor Makassar, Hendra Cipto6 unit motor patroli Polisi dibakar mahasiswa yang bentrok di depan kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Jumat (28/10/2016).
|
EditorSandro Gatra

MAKASSAR, KOMPAS.com - Wakil Kepala Polda Sulawesi Selatan Brigjen Pol Gatot Eddy Pramono menyayangkan aksi anarkistis mahasiswa hingga membakar enam motor polisi yang melakukan pengamanan pada hari Sumpah Pemuda, Jumat (28/10/2016).

Untuk proses hukum terkait pembakaran motor polisi tersebut, Gatot mengaku, akan berkoordinasi dengan pihak rektorat Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

"Semua warga negara berhak berunjukrasa, tapi tidak boleh anarkistis. Apalagi ini menyerang polisi dengan batu serta anak panah dan membakar motor patroli. Untuk penanganan hukumnya, kita akan berkoordinasi dengan pihak kampus, yakni rektorat," kata Gatot di Sulsel, Jumat.

(baca: Mahasiswa Makassar Bakar 6 Motor Polisi Sambil Berteriak "Revolusi")

Gatot menjelaskan, awalnya aksi demonstrasi di depan Kampus Unismuh berjalan kondusif.

Namun, mahasiswa kemudian memblokir jalan trans Sulsel. Mereka kemudian didesak masuk ke dalam kampus.

"Entah provokasi dari mana, tiba-tiba mahasiswa yang sudah berada di dalam kampus kemudian keluar dengan mendobrak pagar kampus. Ratusan mahasiswa lalu mengejar belasan polisi. Tentunya, anggota memilih menyelamatkan diri karena diserang dengan batu dan panah. Hingga akhirnya, motor patroli yang menjadi sasaran," ujarnya.

Dalam insiden bentrokan itu, sambung Gatot, tidak ada korban jiwa maupun luka dari pihak polisi dan mahasiswa.

Mahasiswa dari berbagai universitas di Makassar memperingati hari Sumpah Pemuda dengan berdemonstrasi di beberapa titik, yakni di Jl AP Pettarani, di bawah jalan layang dan Jl Sultan Alauddin, Jumat.

Ratusan mahasiswa Universitas Muhamadiyah terlibat bentrokan dengan polisi di jalan Trans Sulsel. Mahasiswa kemudian membakar enam unit motor patroli.

Bentrokan tidak berlangsung lama karena belasan anggota dari Polrestabes Makassar dan Polsekta Rappocini kabur menyelamatkan diri.

Hingga dua jam setelah kejadian, anggota Kepolisian lainnya belum juga datang hingga mahasiswa membubarkan diri pada pukul 18.00 Wita.

Ratusan pasukan anti huru-hara dari Satuan Sabhara dan Brimob Polda Sulsel datang ketika mahasiswa membubarkan diri dan dua jalur di depan kampus Unismuh kembali dibuka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Regional
Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Regional
Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Regional
Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Regional
Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Regional
Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X