Kecam Pembalakan Liar, Pemuda Gelar Upacara Sumpah Pemuda di Hutan Lindung

Kompas.com - 28/10/2016, 21:46 WIB
Seratusan pemuda pencinta alam Kabupaten Nunukan menggelar upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda di tengah hutan lindung Pulau Nunukan, Jumat (28/10/2016). Hal itu dilakukan sebagai protes atas pembalakan liar. ASRULSeratusan pemuda pencinta alam Kabupaten Nunukan menggelar upacara bendera memperingati Hari Sumpah Pemuda di tengah hutan lindung Pulau Nunukan, Jumat (28/10/2016). Hal itu dilakukan sebagai protes atas pembalakan liar.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

NUNUKAN, KOMPAS.com – Seratusan pemuda Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menduduki dan menggelar upacara bendera di dalam kawasan Hutan Lindung Pulau Nunukan, Jumat (28/10/2016).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan mereka terhadap minimnya penindakan terhadap pembalakan liar di dalam hutan lindung Pulau Nunukan.

Dengan kaki terendam air hampir selutut, ratusan pemuda yang tergabung dari berbagai komunitas pencinta alam tersebut menggelar upacara di tengah hulu Sungai Bolong.

"Ini merupakan bentuk keprihatinan kita terhadap makin maraknya pembukaan lahan di dalam hutan lindung," ujar koordinator aksi Asrul.

Ratusan pemuda tersebut juga prihatin terharap kurangnya pelaku pembukaan lahan di dalam hutan lindung Pulau Nunukan. Keberadaan hutan itu sangat penting untuk pasokan air bagi warga Pulau Nunukan.

Asrul menambahkan, dari 2.000 hektar hutan lindung tersebut, yang rusak karena pembukaan lahan telah mencapai 1.300 hektar.

"Modus baru mereka membuka lahan dengan menggunakan kapak, kemudian membakar tegakan tersebut seolah-olah itu tegakan lama," kata Asrul.

Selain menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, para pemuda itu juga menggelar penanaman ratusan pohon serta pemupukan pohon yang telah mereka tanam di sepanjang aliran Sungai Bolong.

Mereka juga berkemah di dalam hutan lindung sembari melakukan malam renungan untuk mendekatkan diri pada alam.

Melalui aksi itu, mereka berharap agar aparat penegak hukum semakin tergerak menyeret pelaku pembalakan liar di dalam hutan lindung.

"Harapan kita aparat tidak hanya menindak para pelaku illegal logging, tetapi juga para pelaku pembukaan lahan. Karena, mereka mulai merusak tegakan di sekitar Sungai Bolong yang merupakan sumber air warga," kata Asrul.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X