Kompas.com - 28/10/2016, 19:48 WIB
Kondisi rumah warga di Kabuoaten Gorontalo yang terendam banjir hingga mencapai atap.  Sebanyak 2904 kepala keluarga atau 9686 jiwa warga menjadi korban Kontributor Gorontalo, Rosyid AzharKondisi rumah warga di Kabuoaten Gorontalo yang terendam banjir hingga mencapai atap. Sebanyak 2904 kepala keluarga atau 9686 jiwa warga menjadi korban
|
EditorFarid Assifa

GORONTALO, KOMPAS.com - Korban banjir bandang di beberapa kabupaten di Provinsi Gorontalo kekurangan air bersih. Mereka terpaksa mengonsumsi air yang tak layak.

Sumber-sumber air bersih yang selama ini mereka gunakan sudah tidak bisa dimanfaatkan, bahkan banyak yang masih terendam air dan lumpur.

Sebanyak 5.903 Kepala Keluarga atau 18.022 jiwa yang menjadi korban banjir bandang di provinsi ini kondisinya masih mengenaskan. Bahkan sebagian besar dari mereka masih kesulitan mengakses air bersih.

“Kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah air bersih, termasuk air minum. Mereka hanya bisa mengandalkan air kemasan karena sumber air sudah tidak bisa digunakan lagi,” kata Sucipto Abdullah, petugas Posko Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Jumat (28/10/2016).

Baca juga: Banjir Bandang Landa 5 Kabupaten di Gorontalo

Sementara petugas pertolongan memiliki keterbatasan jumlah dan sarana untuk mengirim ke lokasi bencana, termasuk jumlah persediaan yang dikirim.

Sucipto mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, saja sudah tidak ada lagi sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pengungsi. Mereka mengandalkan pasokan dari pemerintah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bencana di Kabupaten Gorontalo makin meluas hingga mencapai 10 kecamatan dengan penambahan 6 desa yang dihantam banjir.

Demikian juga di Kabupaten Boalemo, beberapa desa di Kecamata Paguyaman baru bisa diakses hari ini. Sebelumnya selama 2 hari, desa-desa tersebut terisolasi.

Baca juga: Kekurangan Personel, BPBD Kewalahan Tangani Banjir Gorontalo

Selain dua daerah paling parah ini, banjir bandang secara bersamaan juga terjadi di Kabupaten Bone Bolango, Pohuwato, Gorontalo Utara dan Kota Gorontalo.

Kompas TV 15.000 Warga Jadi Korban Banjir di Gorontalo
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.