Ridwan Kamil: Jadilah Pemuda yang Mencari Solusi, Bukan yang Memaki-maki

Kompas.com - 28/10/2016, 11:01 WIB
Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (18/10/2016).

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjadi pembina upacara dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat (28/10/2016).

Dalam kesempatan itu, Ridwan berpesan agar anak muda di Bandung harus berkontribusi aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.

"Kunci pemuda kan dibikin aktif, dibikin sibuk. Jangan sampai pemuda bengong saja, kan bahaya," ucap Emil, sapaan akrabnya.

Emil menilai, saat ini Indonesia tengah mengalami bonus demografi dimana usia produktif tengah dalam puncaknya di tahun 2022 dan 2032.

"Artinya 64 persen itu usia produktif ya. Itulah tahun yang menurut sejarah akan menjadi masa keemasan Indonesia. Nah pada saat itu terjadi, kita persiapkan pemuda hari ini supaya tidak hanya jumlahnya saja yang besar tapi juga kualitasnya," tuturnya.

Dia berharap, pemuda di Kota Bandung bisa berperan aktif menjadi pemecah masalah yang tengah dihadapi Kota Bandung.

"Jadilah pemuda yang mencari solusi bukan yang memaki-maki. Jadilah pemuda yang turun tangan, bukan pemuda yang lepas tangan. Jadi pemuda yang peduli, pemuda yang bekerja keras, pemuda yang bekerja cerdas. Modal itu lah yang menjadi syarat bisa membawa Indonesia bisa menjadi hebat," tuturnya.


EditorErlangga Djumena

Close Ads X