Kompas.com - 26/10/2016, 06:06 WIB
Rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon walikota   dan wakil walikota Salatiga digelar di kantor KPU kota Salatiga, Selasa   (26/10/2016) siang. Kontributor Ungaran, Syahrul MunirRapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon walikota dan wakil walikota Salatiga digelar di kantor KPU kota Salatiga, Selasa (26/10/2016) siang.
|
EditorErlangga Djumena

SALATIGA, KOMPAS.com - Rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Salatiga yang digelar oleh KPU setempat, Selasa (26/10/2016) diwarnai adu yel-yel dari kedua pasangan calon.

Kedua pasangan calon, baik pasangan petahana Yuliyanto-Muh Haris (Yaris) maupun rivalnya, Agus Rudianto-Dance Ishak Palit (Rudi-Dance) mengaku tidak mempermasalahkan nomor urut yang akan mereka dapat.

"Itu nanti tinggal ini tangan yang kuasa membawa nomor berapa tidak ada persoalan, satu atau dua tidak ada persoalan," kata Agus Rudianto, calon yang diusung oleh koalisi PDIP dan PKB ini.

"Satu boleh, dua juga enggak apa-apa. Semua insya Allah bisa membawa berkah," ucap Yuliyanto.

Saat tiba pada acara pengundian nomor urut, pasangan Yuliyanto-Muh Haris yang memperoleh kesempatan pertama mengambil nomor didalam sebuah kotak, memperoleh nomor urut dua. Sedangkan pesaingnya, Rudi-Dance secara otomatis memperoleh nomor urut satu.

Menanggapi perolehan nomor urut ini, Yuliyanto yang diusung oleh koalisi dari Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerindra, Partai Gokar, Partai Demokrat, Partai Nasdem, dan Partai Persatuan Pembangunan ini mengatakan, nomor urut dua ini baginya sarat makna, yakni dirinya yang berpasangan dengan Muh Haris akan memperoleh kesempatan kedua untuk memimpin kembali kota Salatiga.

"Insya Allah melalui nomor urut 2, kita bisa meraih kemenangan di periode kedua ini. Kita bisa memimpin Salatiga di lima tahun mendatang. Apa yang kurang optimal akan dioptimalkan kembali. Prinsip, kami akan lanjutkan," kata dia.

Sementara itu Agus mengaku, nomor urut 1 yang diperolehnya sesuai dengan keinginan dirinya, keluarga dan tim pemenangan.

"Nomor urut satu ini ternyata sesuai feeling saya tadi malam. Saya bersama keluarga termasuk beberapa tim ada feeling jika memperoleh nomor satu dan nomor ini menjadi tanda-tanda kemenangan dalam pilkada ini," ujar Agus Rudianto yang diusung oleh PDI-P dan PKB ini.

Seusai pengambilan nomor urut, acara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar Pilkada damai oleh kedua pasangan calon walikota dan wakil walikota Salatiga. Mereka juga menandatangani ikrar pilkada damai sebagai komitmen untuk menjaga kondusivitas kota Salatiga selama berlangsungnya tahapan-tahapan Pilkada.

Ketua KPU Kota Salatiga Putnawati menyampaikan selamat kepada kedua pasangan calon yang akan memperebutkan suara terbanyak pada Pilkada serentak 2017 mendatang.

"Kami berharap bahwa penyelenggaraan pilkada ini adalah hajat kita bersama, dapat berjalan dengan aman lancar dan berintegral serta berbudaya. Dan semua pihak dapat mentaati aturan," kata Putnawati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.