Ridwan Kamil Lobi Belanda Pulangkan Peninggalan Sejarah Kota Bandung

Kompas.com - 25/10/2016, 19:15 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (18/10/2016). Kontributor Bandung, Dendi RamdhaniWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (18/10/2016).
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melakukan kunjungan ke kerja ke negeri kincir angin Belanda, pekan lalu. Salah satu tujuannya adalah mencari sisa peninggalan sejarah Kota Bandung yang diboyong pihak Belanda pada masa penjajahan.

"Di sana padat urusan kedinasan. Yang pertama MoU untuk pemulangan artefak-artefak sejarah yang memang semua sejarah Indonesia tuh ngumpulnya di Belanda. Jadi saya rapat di tiga tempat," kata pria yang kerap disapa Emil itu di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Selasa (25/10/2016).

Emil mengatakan, pihaknya telah bernegosiasi dengan salah satu museum rakyat di Belanda terkait pemulangan dan pengelolaan museum. Benda yang diboyong di Belanda nantinya akan disimpan di museum sejarah Bandung yang masih dalam tahap pembangunan.

"15.000 dokumen tentang Bandung ternyata ngumpulnya di sana, luar biasa. Saya melobi, (menandatangani) MoU, dan mereka sudah menyiapkan tim asistensi, dan kami akan mengirimkan tim kurator yang akan memilah dari 15.000 data itu, mana yang mau dibawa," ujarnya.

Namun ada beberapa kendala dalam upaya pemulangan benda sejarah tersebut. Emil mengatakan, secara kultur benda tersebut milik Indonesia, namun secara hukum tercatat sebagai kepunyaan pemerintah Belanda.

"Negosiasinya masih berlangsung. Kendalanya itu kan milik mereka secara hukumnya. Secara kulturalnya milik kita. Buruknya semua datanya berbentuk digital, tapi apa pun itu, kita kan kota sebesar ini tidak punya museum buat drinya sendiri," ungkapnya.

Selain membahas soal pemulangan sisa sejarah, Emil pun turut menggodok rencana pemberian dana hibah sebesar 5 juta euro dari pemerintah Belanda terkait reorganisasi pengelolaan PDAM Kota Bandung.

"Kami juga akan (menjalin) kerja sama S2 (program beasiswa) untuk manajemen sipil air di TU Del, itu yang saya rapatkan," ucap Emil.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pembunuhan Perempuan di Palembang, Ini Rencana Pelaku

Kasus Pembunuhan Perempuan di Palembang, Ini Rencana Pelaku

Regional
Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia

Bangkitkan Perekonomian, Jabar Perkuat Kerja Sama dengan Yordania dan Tunisia

Regional
Gara-gara Warisan, Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal

Gara-gara Warisan, Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal

Regional
Tarif Maksimal Rapid Test Rp 150.000, Pemprov Bali: Segera Diterapkan

Tarif Maksimal Rapid Test Rp 150.000, Pemprov Bali: Segera Diterapkan

Regional
Pungutan Sekolah di Masa Pandemi, Dilarang Bupati Banyumas, Sekolah Kebingungan

Pungutan Sekolah di Masa Pandemi, Dilarang Bupati Banyumas, Sekolah Kebingungan

Regional
Penjelasan IDI soal Tingginya Kasus Covid-19 di Kalsel

Penjelasan IDI soal Tingginya Kasus Covid-19 di Kalsel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 10 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 10 Juli 2020

Regional
Anggota DPRD yang Jamin Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar Diperiksa Polisi

Anggota DPRD yang Jamin Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar Diperiksa Polisi

Regional
Klaster Secapa AD Ditangani TNI, Ini yang Dilakukan Gugus Tugas Jabar

Klaster Secapa AD Ditangani TNI, Ini yang Dilakukan Gugus Tugas Jabar

Regional
Toko Butik Tutup Gegara Corona, Kakak Adik Ini Ganti Jual Beras Kemasan, Omzet Rp 150 Juta Sebulan

Toko Butik Tutup Gegara Corona, Kakak Adik Ini Ganti Jual Beras Kemasan, Omzet Rp 150 Juta Sebulan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 10 Juli 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 10 Juli 2020

Regional
RSSI Pangkalan Bun Penuh, Gugus Tugas Siapkan 14 Ruang Isolasi Alternatif

RSSI Pangkalan Bun Penuh, Gugus Tugas Siapkan 14 Ruang Isolasi Alternatif

Regional
Data Sementara Klaster Secapa AD Bandung, 1.200 Orang Positif Covid-19

Data Sementara Klaster Secapa AD Bandung, 1.200 Orang Positif Covid-19

Regional
Detik-detik 2 Petani Meninggal akibat Disengat Lebah

Detik-detik 2 Petani Meninggal akibat Disengat Lebah

Regional
Jembatan Utama Putus, Ibu Hamil Ditandu Melintasi Batang Bambu

Jembatan Utama Putus, Ibu Hamil Ditandu Melintasi Batang Bambu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X