Kerugian Banjir Bandung Capai Rp 16 Miliar

Kompas.com - 25/10/2016, 10:30 WIB
Banjir di pintu tol Pasteur, tepatnya di depan Bandung Trade Center, Kota Bandung. dok. PT Jasa Marga Persero TbkBanjir di pintu tol Pasteur, tepatnya di depan Bandung Trade Center, Kota Bandung.
|
EditorErlangga Djumena

BANDUNG, KOMPAS.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat memerkirakan kerugian materiil yang diakibatkan dari banjir di Bandung mencapai Rp 16 miliar.

"Tota kerusakan dan kerugian sementara adalah Rp 16.817.250.000," kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Jawa Barat Alif Nur Anhar, Selasa (25/10/2016).

Terjangan banjir yang melanda Kota Bandung pada Senin (24/10/2016) kemarin menyebabkan kerusakan cukup besar. Cepatnya luapan air membuat warga tak sempat menyelamatkan harta benda.

Dari sejumlah wilayah yang tergenang, Kelurahan Arjuna dan Pajajaran menjadi daerah yang paling parah terkena banjir.

"Total rumah terendam dari dua kelurahan adalah 513 unit dengan nilai kerusakan dan kerugian sementara Rp 10.388.250.000," ucap Alif.

Sementara di Kelurahan Cibadak, terjangan banjir membuat 300 rumah terendam dan menyebabkan kerugian hingga Rp 6,075 miliar. 

"Selain itu, satu unit sekolah dengan enam ruang kelas dan satu ruang guru mengalami kerusakan dan kerugian sekira Rp 294 juta. Korban jiwa nihil, tidak ada titik pengungsian," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serikat Buruh Desak Pemerintah Terbuka Soal 3 Perusahaan di Semarang Klaster Covid-19

Serikat Buruh Desak Pemerintah Terbuka Soal 3 Perusahaan di Semarang Klaster Covid-19

Regional
Pemerkosa Anak Korban Pemerkosaan Ditetapkan sebagai Tersangka

Pemerkosa Anak Korban Pemerkosaan Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Menyoal Santri Pondok Gontor Asal Sidoarjo yang Positif Covid-19, Terpapar Ayah yang Bekerja di Bank

Menyoal Santri Pondok Gontor Asal Sidoarjo yang Positif Covid-19, Terpapar Ayah yang Bekerja di Bank

Regional
Satu Pelaku Pembongkaran Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto Ditangkap, 6 Buron

Satu Pelaku Pembongkaran Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto Ditangkap, 6 Buron

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Berterima Kasih kepada Jokowi, Ini Sebabnya

Wali Kota Tasikmalaya Berterima Kasih kepada Jokowi, Ini Sebabnya

Regional
Kisah Perwira Polri Makamkan 57 Jenazah Pasien Covid-19, Sampai Tidur di Kuburan

Kisah Perwira Polri Makamkan 57 Jenazah Pasien Covid-19, Sampai Tidur di Kuburan

Regional
Perekonomian Terpukul karena Covid-19, Bali Terapkan New Normal 9 Juli

Perekonomian Terpukul karena Covid-19, Bali Terapkan New Normal 9 Juli

Regional
Rabu Siang, Gempa Bumi Terjadi di Nias Utara

Rabu Siang, Gempa Bumi Terjadi di Nias Utara

Regional
Siswi SMP Korban Perkosaan Dicabuli Petugas Perlindungan Anak, 8 Orang Diperiksa

Siswi SMP Korban Perkosaan Dicabuli Petugas Perlindungan Anak, 8 Orang Diperiksa

Regional
Buruh Tebu Merelakan Motornya Dirampas agar Tidak Diperkosa

Buruh Tebu Merelakan Motornya Dirampas agar Tidak Diperkosa

Regional
Minta Perlindungan Kasus Perkosaan, Bocah 13 Tahun Malah Dicabuli Petugas Berulang Kali hingga Trauma

Minta Perlindungan Kasus Perkosaan, Bocah 13 Tahun Malah Dicabuli Petugas Berulang Kali hingga Trauma

Regional
Ngeri, Detik-detik Pembunuhan Pria Ini Terekam CCTV

Ngeri, Detik-detik Pembunuhan Pria Ini Terekam CCTV

Regional
'Jangan Banyak Bergerak, Melawan Kami Tembak, Kami Cuma Mau Ambil Motor Kamu Saja'

"Jangan Banyak Bergerak, Melawan Kami Tembak, Kami Cuma Mau Ambil Motor Kamu Saja"

Regional
'Saat Mau Rujuk Pasien, Kami Harus Cari Sinyal di Tempat Tinggi'

"Saat Mau Rujuk Pasien, Kami Harus Cari Sinyal di Tempat Tinggi"

Regional
Terjadi Lagi, Seorang Nelayan Hilang di Perairan Nias

Terjadi Lagi, Seorang Nelayan Hilang di Perairan Nias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X