Di Pilkada Pati Tak Ada Pengundian Nomor Urut karena Calon Tunggal - Kompas.com

Di Pilkada Pati Tak Ada Pengundian Nomor Urut karena Calon Tunggal

Kompas.com - 24/10/2016, 19:37 WIB
KOMPAS/HANDINING Ilustrasi

PATI, KOMPAS.com – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menetapkan satu pasangan tunggal untuk calon bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah Februari 2017 mendatang.

KPU menetapkan petahana yang juga calon bupati Haryanto dan calon wakil bupati Saiful Arifin dalam rapat pleno terbuka di Pati, Senin (24/10/2016).

Sidang pleno menetapkan dua keputusan, yaitu penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati, serta penetapan pemilihan bupati dan wakil bupati dengan satu pasangan calon.

“Tidak ada pengundian nomor urut, karena hanya ada satu pasangan calon,” ujar anggota KPU Pati, Jukari, saat dikonfirmasi, Senin petang.

Haryanto dan Saiful Arifin diusung oleh delapan partai politik, yaitu PDI Perjuangan, PKB, Gerindra, Demokrat, Golkar, PKS, Hanura dan PPP. Total dukungan untuk pasangan ini di dewan sekitar 46 kursi.

Ketua KPU Jawa Tengah Joko Purnomo memastikan, pilkada di Pati diikuti satu pasangan calon. Hal tersebut karena hingga batas perpanjangan pendaftaran hingga 4 Oktober 2016 tidak ada pasangan lain yang mendaftar di KPU setempat.

Pasangan ini nantinya dimungkinkan akan melawan kotak kosong dalam lembar pencoblosan 15 Februari mendatang. Menurut Joko, kartu suara pencoblosan akan diisi dua kotak, yaitu satu kotak berisi pasangan calon dan sisanya kotak kosong.

“Pemilih boleh memilih salah satunya,” kata Joko, sebelumnya.

Baca juga: Pilkada 2017, Calon Bupati Pati Dipastikan "Melawan" Kotak Kosong

Pasangan ini diharuskan untuk memulai cuti masa kampanye selama empat bulan, terhitung mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017.

Meski calon tunggal, pasangan ini harus mendapat suara setidaknya 50 persen plus satu suara sah untuk ditetapkan sebagai pemenang pilkada.

Di Jawa Tengah sendiri pada 2017 ada tujuh kabupaten/kota yang akan berpartisipasi, antara lain Batang, Brebes, Jepara, Banjarnegara, Cilacap, Pati dan Kota Salatiga.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorFarid Assifa

Close Ads X