Polda Sulsel OTT Pungli Jembatan Timbang Senilai Rp 10, 8 Miliar

Kompas.com - 21/10/2016, 21:02 WIB
Ilustrasi uang SHUTTERSTOCKIlustrasi uang
|
EditorErlangga Djumena

MAKASSAR, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sulsel mengungkap kasus pungli senilai Rp 10,8 miliar di jembatan timbang Maccopa, Kabupaten Maros.

Dalam kasus itu, 10 orang ditetapkan tersangka dan ditahan di markas Polda Sulsel.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Sulsel, Komisaris Besar (Kombes) Erwin Zadma yang dikonfirmasi, Jumat (21/10/2016) menjelaskan, dari 10 orang yang ditangkap seorang merupakan PNS Dishub, 5 orang honorer Dishub, dan 4 orang kernet mobil truk.

Mereka ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Pungli yang dilakukan, Kamis (20/10/2016) sekitar pukul 23.00 Wita.

Erwin mengungkapkan, dari pengungkapan kasus itu, polisi menyita uang tunai Rp 12 juta, potongan karcis, buku mutasi, dan slip penyetoran ke Pemda setiap hari antara Rp 1,3 juta hingga Rp 2 juta. Uang Rp 12 juta perhari itu diterima petugas Dishub tanpa melalui prosedur penimbangan.

"Jadi rata-rata mereka dapat pungli Rp 12 juta perhari dan setorannya ke Pemda hanya Rp 2 juta yang kemudian selebihnya dibagi-bagikan. Jika Rp 10 juta dikalikan 30 hari dalam sebulan mencapai Rp 300 juta. Para tersangka mengaku sudah melakukan aksi pungli ini selama 3 tahun. Jadi Rp 300 juta dikalikan lagi 36 bulan bisa mencapai Rp 10,8 miliar," ucapnya.

Erwin menuturkan, terungkapnya kasus ini ketika 4 kernet mobil truk memberikan uang retribusi kepada PNS Dishub bernama Hasanuddin tanpa melalui proses timbang dan karcis retribusi tidak diberikan.

Dari keterangan Hasanuddin selaku kepala jaga jembatan timbang, sehari dia juga mengeluarkan uang sebesar Rp 5,1 juta perhari untuk membayar honorer, bayar bon rokok, wartawan, LSM dan jatah staf.

"Jadi kalau baru 1 jembatan timbang begitu besar punglinya, bagaimana kalau di Sulsel ada 11 jembatan timbang. Kalikan saja Rp 10,8 miliar dikali 11 jembatan timbang," ujar dia.

Terkait penegakan hukumnya, sebut Erwin, 10 tersangka sudah dilimpahkan dari Dit Reskrimum ke Dit Reskrimsus. kesepuluh tersangka sudah ditahan dan dikenakan pasal 5 ayat 1 dan 2 UU nomor 20 tahun 2011 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah, 2 Warga Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, 1 Tewas

Regional
Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Tekan Pengangguran, Pemkot Surabaya Tawarkan 551 Lowongan Kerja

Regional
Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Jadi Tuan Rumah Hari Aksara Internasional, Hotel di Garut Penuh

Regional
Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Pemda Siapkan Bantuan untuk 1.445 Rumah Warga Bojonegoro yang Rusak

Regional
Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Gubernur Sulbar Lupa Pakai Kacamata, Teks Pancasila Dibaca Tertukar

Regional
Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Pengakuan Begal yang Tusuk Sopir Taksi Online 23 Kali: Saya Mau Bayar Utang Rp 1,5 Juta

Regional
Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Pemprov Kaltim Buka CPNS Lulusan SMK untuk Penyuluh Pertanian

Regional
Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Evaluasi Pilkada Langsung, PKB Nilai Pilkada Asimetris Lebih Rasional

Regional
Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Pemuda Cianjur Daur Ulang Kantong Kresek Jadi Paving Blok

Regional
Aksi Pelajar yang 'Prank' Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Aksi Pelajar yang "Prank" Jadi Pocong Berakhir Tanpa Proses Hukum

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Terduga Teroris yang Ditangkap di Kampar Buat Tempat Persembunyian di Kebun Karet

Regional
Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali 'Narik'

Aksi Mogok Protes Trans Jateng Berakhir, Mikrobus di Purbalingga Kembali "Narik"

Regional
Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Kasus Mahasiswa Unitas Palembang Tewas Saat Diksar Menwa, Polisi: Kemungkinan Tersangka Bertambah

Regional
Pemutaran Film 'Kucumbu Tubuh Indahku' Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Pemutaran Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dihentikan Paksa di Bandar Lampung

Regional
Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Bencana Angin Kencang di Bojonegoro Meluas, 1.445 Rumah Warga Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X