Seorang Perempuan WNA Tewas Tertabrak Kereta di Stasiun Lempuyangan

Kompas.com - 20/10/2016, 09:36 WIB
Ilustrasi tertabrak kereta. KOMPAS.com/Robertus BelarminusIlustrasi tertabrak kereta.
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Seorang perempuan warga negara asing meninggal dunia setelah tertabrak kereta Api Joglokerto (Jogja-Solo-Purwokerto) di Stasiun Lempuyangan, Kota Yogyakarta, Kamis (20/10/2016) pagi.

Hingga saat ini masih belum diketahui penyebab kecelakaan itu, apakah bunuh diri atau lalai.

"Iya benar meninggal di tempat, saat ini masih dicari identitasnya. Karena di tempat kejadian tidak ditemukan adanya identitas," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto saat dihubungi, Jumat (20/10/2016).

Eko menuturkan, kejadian berawal ketika ada seorang perempuan warga asing berdiri di jalur satu untuk menunggu kereta.

Namun, saat kereta Api Joglokerto dari arah Timur datang di stasiun Lempuyangan, tiba-tiba perempuan ini berjalan menuju rel. Korban pun tertabrak kereta api.

"Kejadiannya sekitar jam 07.16 WIB," tegasnya.

Dari keterangan salah satu petugas yang ada di lokasi saat itu, ketika perempuan tersebut berjalan ke arah rel, sudah ada beberapa penumpang lain yang berusaha menghalangi. Namun upaya itu gagal.

"Petugas selalu mengingatkan di pengumuman ketika kereta akan datang agar menjauhi rel dan berada di belakang garis kuning," tandasnya.

Menurutnya, hingga saat ini belum diketahui apakah perempuan warga asing itu berniat bunuh diri atau memang lalai.

Kejadian ini masih dalam penyelidikan petugas yang berwajib.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Regional
Pemasok Kartu Ponsel 'Gojek Tuyul' Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Pemasok Kartu Ponsel "Gojek Tuyul" Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Regional
Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Regional
Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Regional
Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut 'Shift' Malam Dihapus

Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut "Shift" Malam Dihapus

Regional
Polisi Periksa Kejiwaan Pria yang Siksa Anak Tirinya

Polisi Periksa Kejiwaan Pria yang Siksa Anak Tirinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X