Kompas.com - 20/10/2016, 05:26 WIB
|
EditorFarid Assifa

PONOROGO, KOMPAS.com - Jenazah tenaga kerja wanita asal Ponorogo di Hongkong, Dhinia Sabatini, belum bisa dipulangkan ke kampung halamannya karena penyebab kematiannya tak jelas.

Dhinia tewas setelah terjatuh dari lantai 11 apartemen tempat korban bekerja.

Baca juga: Jatuh dari Lantai 11, TKW Asal Ponorogo Tewas di Hongkong

Kini, jenazah Dhinia masih dititipkan di rumah sakit Hongkong.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Ponorogo, Sumani mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui hasil otopsi jasad Dhinia.

Menurut Sumani, hasil otopsi Dhinia harus diketahui sebagai prasyarat membawa pulang jenazah korban ke kampung halamannya di Jalan Kumbokarno, Kelurahan Surodikraman, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Tak hanya itu, hasil otopsi juga menjadi syarat untuk mengklaim asuransi kematian korban yang tewas pada Sabtu (8/10/2016) lalu.

Keterangan dar teman Dhinia di Hongkong, kata Sumani, sebelum ditemukan tewas, korban sempat bercerita bahwa dirinya sering dibayangi anaknya dan berlarian di depannya.

Baca juga: Sebelum Tewas di Hongkong, Dhinia Berjanji Belikan Bapaknya Sarung

Kemungkinan Dhinia rindu dan ingin pulang ke rumah untuk bertemu anaknya.

Apalagi, Dhinia baru pertama kali bekerja sebagai TKW dan pergi jauh meninggalkan keluarga.

Ia pun belum mendapat informasi bahwa korban mendapat tekanan dari majikannya. Namun, sebelum berangkat ke Hongkong, korban tidak memiliki riwayat penyakit dan dalam kondisi sehat.

Sumani menambahkan, meskipun hasil otopsi belum ada hasilnya, majikan Dhinia di Hongkong memberikan uang tali asih senilai Rp 33 juta. Selain itu, perusahaan yang memberangkatkan Dhinia juga bertanggung jawab.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

2.816 Hewan Ternak Terpapar Virus PMK di Jawa Barat

Regional
Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.