16 Pengunjung Diserang Tawon di Kebun Raya Bogor, Dua Masih Dirawat

Kompas.com - 09/10/2016, 23:19 WIB
Pengunjung mengamati deretan pohon kapuk randu di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/4/2015). KOMPAS/PRIYOMBODOPengunjung mengamati deretan pohon kapuk randu di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/4/2015).
EditorCaroline Damanik

BOGOR, KOMPAS.com - Sebanyak 16 pengunjung Kebun Raya Bogor mengalami luka akibat serangan tawon di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/10/2016). Dua dari 16 korban masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit PMI, Minggu malam.

"Ada dua yang masih dirawat, yang 14 lainnya sudah bisa pulang," kata Kepala Humas RS PMI Yuda Waspada.

Yuda menyebutkan identitas dua pasien korban serangan tawon tersebut masing-masing bernama M Rofiq Fasa (5) dan Suparman (24).

"Keduanya masih memerlukan perawatan medis untuk sementara waktu," kata Yuda.

Pihak Kebun Raya Bogor dan LIPI yang memberikan keterangan kronologi sengatan tawon yang menyerang sejumlah pengunjung menyebutkan, peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di area koleksi Palem-Tugu Sawit Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor-LIPI.

Serangan tawon terjadi karena sarang tawon jatuh akibat tiupan angin kencang dan gesekan dahan.

(Baca juga: Angin Kencang, Kebun Raya Bogor Tutup Sementara)

Sebanyak 16 pengunjung, termasuk petugas keamanan PKT Kebun Raya Bogor ikut tersengat. Semua korban langsung mendapat perawatan medis di Rumah Sakit PMI Bogor dan sebagian sudah diperbolehkan untuk pulang.

"Seluruh biaya perawatan ditanggung sepenuhnya oleh PKT Kebun Raya Bogor-LIPI," kata Petugas Pengawas Pelayanan Jasa Kebun Raya Bogor, Upun Punijar.

Kebun Raya Bogor-LIPI sempat ditutup untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan karena angin berhembus kencang serta evakuasi dan pembersihan tawon.

Sejak pukul 11.30 WIB saat cuaca membaik dan tawon sudah tidak berkeliaran, PKT Kebun Raya Bogor-LIPI sudah dibuka kembali untuk kunjungan.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber ANTARA
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X