Ikut Lomba Maraton di Boyolali, Pelari Diserang Orang Tak Dikenal

Kompas.com - 09/10/2016, 14:23 WIB
Eni Rosita korban penyerangan orang tak dikenal di Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (9/10/2016). Kontributor Surakarta, M WismabrataEni Rosita korban penyerangan orang tak dikenal di Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (9/10/2016).
|
EditorCaroline Damanik

BOYOLALI, KOMPAS.com - Seorang pelari gunung asal Ciputat, Tangerang, Eni Rosita (38), diserang orang tak dikenal saat mengikuti lomba maraton 100 km Merapi-Merbabu, Sabtu (8/10/2016) malam. Korban disiram air keras di bagian wajah dan kedua kakinya.

Eni dirawat Bangsal Arjuna Rumah Sakit Umum Daerah Pandanaran Boyolali, Jawa Tengah. Dia bercerita, pada saat kejadian, saat hendak masuk ke etape terakhir, tepatnya di Desa Samiran, Boyolali, seorang pengendara motor melempar cairan ke arahnya. Rasa panas dan perih membuatnya berteriak meminta tolong dan berhenti berlari.

"Jadi kejadian itu Sabtu malam, sudah mau masuk etape terakhir. Saya dengar dari arah belakang saya ada sepeda motor dijalur kanan. Saya minggir, tiba tiba dia lempar sesuatu ke saya dan rasanya perih sekali," kata Eni, Minggu (9/10/2016).

Setelah menyerang Eni, pelaku melarikan diri. Eni mengaku tidak melihat begitu jelas pelakunya, apalagi melihat nomor polisi sepeda motor pelaku. Warga yang mendengar teriakan Eni segera menolong dan membawa ke rumah sakit.

Polres Boyolali segera menindaklanjuti kasus penyerangan terhadap Eni. Dugaan kuat air yang digunakan untuk menyerang adalah air keras. Kapolres Boyolali, AKBP Agung Suyono, mengatakan akan segera mengusut dan menangkap pelaku.

"Laporan masuk ke Polsek dan kita masih melakukan penyelidikan dan tindak lanjuti untuk mengejar pelaku. Namun, dari keterangan korban, ciri ciri pelaku dan identitas sepeda motor tidak terlihat, karena kondisi gelap," katanya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Penambahan Kasus Covid-19 di Kota Serang Catatkan Rekor Tertinggi

Regional
Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, Mahasiswi di Makassar Diperkosa 7 Pria

Regional
Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Di-PHK dan Diusir, Puluhan Pekerja Sawit Asal NTT Terlantar, Ada yang Bawa Bayi

Regional
Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Pemprov Riau Cairkan Rp 4,7 Miliar untuk Insentif Tenaga Medis

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Pelanggar Protokol Kesehatan di Probolinggo Kena Denda Rp 200.000

Regional
Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Hasil Tes Kesehatan dan Berkas Paslon Pilkada Grobogan Penuhi Syarat

Regional
Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Besok, Sanksi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru Berlaku di Kota Padang

Regional
Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Kemarau, Warga Tempuh 2 Kilometer dan Antre Demi Seember Air Bersih

Regional
Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Diusung 8 Partai di Pilkada Surabaya, Machfud Arifin Bantah Keroyok Calon PDI-P

Regional
Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Pilkada Surabaya 2020, PDI-P Targetkan Eri-Armuji Raih 70 Persen Suara

Regional
Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Viral Video Bupati Timor Tengah Utara NTT Marahi Polisi, Ini Sebabnya

Regional
Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Urus Dana Hibah di Kemenkes, Direktur RSUD Pangkalpinang Positif Corona

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Sumedang Dilarang Bepergian ke Zona Merah

Regional
Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Cucu, Menantu, dan Istri Tertular Covid-19, Klaster Keluarga di Salatiga Bertambah

Regional
Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Kedapatan Miliki Sabu, Oknum Polisi di Bulukumba Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X