Blangko E-KTP Habis, Warga Semarang Hanya Dapat Surat Keterangan

Kompas.com - 06/10/2016, 17:03 WIB
: Plt Kepala Dispendukcapil Kabupaten Semarang Rudi Susanto menunjukkan fisik Surat Keterangan Pengganti eKTP. Kontributor Ungaran, Syahrul Munir: Plt Kepala Dispendukcapil Kabupaten Semarang Rudi Susanto menunjukkan fisik Surat Keterangan Pengganti eKTP.
|
EditorFarid Assifa

UNGARAN, KOMPAS.com - Sejak awal Oktober 2016, Dispendukcapil Kabupaten Semarang menerbitkan surat keterangan pengganti KTP elektronik (e-KTP) bagi masyarakat yang telah melakukan perekaman data e-KTP.

Hal ini dilakukan menyusul pengumuman dari Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri bahwa per 1 Oktober 2016 blangko e-KTP telah habis.

Ketersediaan blangko e-KTP diperkirakan akan kembali normal pada November mendatang setelah revisi anggaran DIPA Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil mendapat persetujuan Kementerian Keuangan.

"Surat keterangan pengganti e-KTP ini berlaku enam bulan sejak diterbitkannya," kata Plt Kepala Dispendukcapil Kabupaten Semarang, Rudi Susanto, Kamis (6/10/2016) siang.


Menurut Rudi, warga yang berhak mendapatkan surat keterangan adalah mereka yang datanya sudah terverifikasi di pusat atau sudah siap cetak.

Sedangkan, bagi warga yang datanya belum terverifikasi, maka surat keterangan tak bisa diterbitkan.

Ia mengatakan, selama bulan September, baru sekitar 3.000 data parlemen yang sudah terverifikasi dari 14.000 data perekaman. Diakui Rudi, lambannya proses verifikasi ini karena server pusat kelebihan beban.

"Setiap hari dari seluruh daerah kabupaten/kota itu mengirim data ribuan, bahkan jutaan. Ketika masuk jaringan ke server-nya pusat itu menjadi sangat padat," kata Rudi.

Akibat lambannya proses verifikasi ini, warga yang sudah melakukan perekaman data e-KTP banyak yang komplain. Sebab, masyarakat menghendaki pelayanan yang cepat. Namun kecepatan yang dimaksud sangat bergantung pada peralatan, jaringan dan sumber daya manusia yang dimiliki Dispendukcapil.

"SDM kita di sini tidak ada masalah, tapi kalau server pusatnya lambat, apa boleh buat," ujarnya.

Pihaknya berharap, pemerintah dalam hal ini Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil dapat menambah kapasitas server dan kecepatan jaringan, sehingga proses verifikasi dapat berjalan lancar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar, Tuai Kecaman Warganet

Aksi Bocah Matikan Lampu PJU di Flyover Palur Karanganyar, Tuai Kecaman Warganet

Regional
Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Hujan dan Angin Kencang Landa Ponorogo, 1 Tewas Tertimpa Reruntuhan Lapak

Regional
Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Tiga Warga Cianjur Tersambar Petir, Orang Satu Tewas

Regional
Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Perampok Bersenjata Api Beraksi di Riau, Dua Orang Sekuriti Ditembak

Regional
Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Daftar Korban Tewas Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK di Blitar

Regional
Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Viral, Jutaan Kerang Muncul di Sungai Buntu Karawang

Regional
Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Polisi Masih Fokus Tangani Korban Kecelakaan Bus Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Gagal Menikah gara-gara Maskawin, Pria Ini Sebarkan Video Porno Calon Istrinya

Regional
Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Ditinggal Ibu ke Pengajian, Gadis Remaja Diperkosa Bapak Tirinya

Regional
Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Ganjar: Sebelum Daftar ke PDI-P Jateng, Gibran Harus Ngobrol dengan Rudy

Regional
Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Bus Rombongan Guru TK Asal Tulungagung Terjun ke Sungai, Hindari Truk Mogok dan 5 Tewas

Regional
Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Guru TK yang Tewaskan 5 Orang

Regional
Di Kampung Halamannya, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Dikenal Orang Baik

Di Kampung Halamannya, Eks Dirut Garuda Ari Askhara Dikenal Orang Baik

Regional
Mengenal Bipolar Disorder dan Cara Penyembuhannya

Mengenal Bipolar Disorder dan Cara Penyembuhannya

Regional
Viral, Seorang Anak Bermain Sakelar Lampu PJU Flyover Palur Karanganyar

Viral, Seorang Anak Bermain Sakelar Lampu PJU Flyover Palur Karanganyar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X