Kompas.com - 06/10/2016, 00:46 WIB
EditorJodhi Yudono

Pentas pertama yang mengisi acara adalah Komunitas SMKN 10 Bandung. Sendratari yang menawarkan keindahan gerak serta harmonisasi irama gamelan dengan nama Prosesi Alit. Disambung oleh penampilan Sanggar Seni Pakuan dari Bogor, menyihir penonton untuk tidak beranjak dari tempat duduknya.

“Itu saya namakan ‘Prosesi Alit’! Mencoba mengungkapkan tentang hakikat bahwa budaya adalah anugrah Sang Maha Pencipta yang harus kita jaga dan kita kembangkan selaras dengan perubahan jaman. FBS adalah bagian penting dari budaya Sunda, maka seyogyannya menjadi ujung tombak dan berdiri sebagai garda terdepan dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Sunda selaras dengan tema Cula/Milang Kala ‘Napak Lemah Titincakan Ngapak Luhur Pangapungan’ yang artinya terbanglah setinggi mungkin tanpa melupakan jatidiri budaya sendiri!” Kata sang sutradara, Bambang Arayana Sambas yang didampingi koreografer Dedi Sundara, komposer Una Dairry Bayanullah, karawitan arranger Maman Jendral serta artistik Budi Riyanto.

Penampil berikutnya adalah Rampak Bedug Ciwasiat dari Pandeglang, Banten. Kehebohan kembali terjadi, tatkala kesenian di bawah asuhan Rohendi Pandeglang ini menyuguhkan atraksi nabuh bedug. Sebuah kreasi suguhan Kelompok Seni Ciwasiat yang sudah banyak melanglang buana ke mancanegara.

Berikutnya, sastrawan Godi Suwarna membacakan sajak Blues Kere Lauk. Gaya khasnya yang memukau penonton kian menggairahkan udara malam Bandung yang kian dingin. Sastrawan Hadi AKS yang membacakan fiksimini karyanya yang diikuti para fikminator membacakan fiksimininya masing-masing menambah hangatnya suasana. Ada pula yang mendramatisasi fiksimini menjadi suguhan tontonan dengan format drama. Tentu saja diantara satu acara ke acara berikutnya selalu disatukan oleh pantun khas Suara Langit Choir.

Tidak ada pesta yang tidak berakhir, begitu pepatah mengatakan. Demikian pun halnya dengan perhelatan Cula dan Milangkala kelima FBS, harus diakhiri menjelang tengah malam.

Siapa bisa menyangka kalau sebuah komunitas seprti FBS ini mampu menyuguhkan hiburan bermutu bukan saja untuk anggotanya, tetapi juga untuk para penikmat seni serta masyarakat yang masih mencintai kesenian daerah. “Sebelum membuat grup di Facebook, saya paling membuat fiksimini dan dibuat di status (Facebook),” terang Nunu, sapaan akrab Nazarudin Azhar yang menggagas FBS.

Saat ini komunitas penulis Fiksimini Basa Sunda memiliki 14 ribu anggota yang tersebar di berbagai negeri di seluruh dunia. Sedangkan anggota yang aktif tercatat tidak kurang dari 2.000 anggota. Naskah yang berhasil dihimpun hingga saat ini sejumlah 63.149 judul.

“Dalam sehari ratusan orang bisa mendaftar menjadi anggota grup FBS. Di grup, mereka bisa membagi karya dan membagi ilmu mengenai fiksimini."Ini menarik minat banyak orang sehingga sampai dirayakan seperti ini," ungkap Nunu.

Ketika hujan reda di separuh malam minggu itu, ribuan langkah kaki mulai menjauhi Taman Budaya, Dago, tempat dimana baru saja dilangsungkan perhelatan akbar dari komunitas penulis Fiksimini Basa Sunda. Dalam setiap langkah para penonton, semuanya menyisakan jejak-jejak kaki di rumput dan tanah basah. Sesampainya di rumah masing-masing, jejak langkah itu akan diistirahatkan sebentar untuk kemudian dijemput lagi hingga tiba masa depan.

(Deni Riaddy, pegiat fiksimini basa sunda, Admin FBS/JY)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Regional
Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Regional
Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Regional
Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Bupati Ipuk Berharap Festival Arsitektur Nusantara Lahirkan Arsitek Top dari Banyuwangi

Regional
Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Melirik Program Prioritas Dinkes Jabar, Apa Saja?

Regional
Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Gubernur Syamsuar Serahkan Bantuan kepada Pensiunan PNS Pemprov Riau

Regional
Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Wadahi Ketangkasan Digital Anak Muda, Pemkab Banyuwangi Kembali Gelar Hacking Day Competition

Regional
Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Turnamen Tenis Meja Pemkab Banyuwangi Diikuti 220 Atlet se-Jawa dan Bali

Regional
Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Gelar Gebyar Ekraf Rumaket Greget, Upaya Pemkab Trenggalek Dorong UMKM dan Industri Kreatif

Regional
Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia, Gubernur Riau Berharap Pembangunan Jembatan Selat Malaka Terwujud

Regional
Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Ganjar Bentuk Timsus untuk Atasi Masalah Pembebasan Lahan Proyek Tol Semarang-Demak

Regional
Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Rombongan Benchmarking Sumedang Bertolak ke Helsinki, Bupati Dony: Kami Akan Adopsi Best Practices Finlandia

Regional
Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Mobil Dinas Camat Sudah Tak Layak Jalan, Pemkab Bojonegoro Siapkan 28 Toyota Rush Senilai Rp 7,72 Miliar

Regional
Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Program Puspa, Inovasi Dinas Kesehatan Jabar untuk Atasi Covid-19

Regional
Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Disparbud Trenggalek Gelar FGD untuk Edukasi 35 Kades tentang Pengembangan Desa Wisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.