Kompas.com - 03/10/2016, 20:32 WIB
Beginilah wajah Sungai Citarum ketika air banjir mulai menyusut. KOMPAS.com/Reni SusantiBeginilah wajah Sungai Citarum ketika air banjir mulai menyusut.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com – Lebih dari 300 perusahaan di Bandung Raya membuang limbahnya ke sungai Citarum. Jika ditambah dengan daerah lain, maka jumlah perusahaan yang mencemari Citarum lebih banyak.

Ke-300 perusahaan tersebut akan menjadi fokus Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Citarum Bestari. Samsat ini nantinya akan melakukan pendekatan kepada perusahaan-perusahaan, termasuk 300 lebih perusahaan di Bandung Raya tersebut.

“Samsat Citarum Bestari sengaja dibentuk untuk mempercepat implementasi gerakan Citarum bersih, indah, sehat, dan lestari (Bestari),” ujar Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Bandung, Senin (3/10/2016).

Samsat ini terdiri dari unsur Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah kabupaten/kota terkait, Kodam III/Siliwangi, Polda Jawa Barat, Kejaksaan Tinggi, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Gubernur yang biasa disapa Aher ini mengatakan, Samsat ini akan segera menangani persoalan lingkungan di Citarum. Cara yang dilakukan lebih ke pendekatan persuasif dengan mengedepankan penyelesaian.

Samsat ini, sambung Aher, diberikan kewenangan sesuai dengan tugas dan fungsi instansi yang bersangkutan. Seperti merumuskan segala permasalahan yang dialami perusahan sehingga mengakibatkan rusaknya sungai Citarum dan mencari solusinya.

“Samsat ini akan mengundang satu per satu perusahaan lalu disuruh memaparkan pengelolaan limbahnya, rencana ke depannya, dan melihat pelanggarannya dari dekat. Nantinya, kita akan berikan masukan dan solusi bagi perusahaan,” tuturnya.

Selain itu, Samsat ini akan memberikan jaminan perlindungan dan keselamatan kepada perusahaan-perusahaan agar terhindar dari oknum yang melakukan pungutan liar (pungli) dengan janji akan melindungi mereka jika membuang limbah sembarangan.

Untuk itu, Samsat Citarum Bestari akan meminta komitmen perusahaan agar mengelola limbahnya dengan baik.

“Samsat nanti tugasnya memberikan advokasi kepada mereka (perusahaan-perusahaan), menjamin rasa aman mereka, menjamin kepastian hukum mereka. Tapi dengan catatan mereka harus mengolah limbah dengan baik,” terang Aher.

Aher mengklaim, hingga kini program Citarum Bestari memberikan hasil yang signifikan terhadap kondisi lingkungan di bantaran sungai Citarum. Sampah-sampah sudah berkurang walaupun masih sulit untuk mengubah perilaku masyarakat agar tidak membuang sampah atau limbah rumah tangganya ke Citarum.

“Secara kasat mata saya melihat ada perubahan yang signifikan. Meskipun tentu perilaku masyarakat belum berubah penuh ya. Tapi tidak sedahsyat semula,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.