Seorang Wartawan di Madiun Dianiaya Sejumlah Oknum Berseragam TNI AD

Kompas.com - 03/10/2016, 05:39 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorErlangga Djumena

MADIUN, KOMPAS.com - Nasib nahas menimpa wartawan Net TV Madiun,  Sony Misdananto (30). Saat meliput kasus kecelakaan lalu lintas, wartawan televisi ini dipukul dan ditendang hingga dirusak kameranya oleh sejumlah oknum berseragam anggota TNI Angkatan Darat, Minggu (2/10/2016) siang.

Kepada wartawan, di Mapolres Madiun Kota, Minggu (2/10/2016) petang, Sony mengisahkan kronologis penganiayaan yang menimpa dirinya.

Awalnya, ia melihat peristiwa kecelakaan. Rupanya saat itu ada rombongan sepeda motor yang menabrak seorang pengguna jalan, di Proliman Te'an, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Melihat kondisi itu, Sony mengeluarkan kamera dan merekam peristiwa tersebut. Tidak dinyana, tiba-tiba, datang sejumlah oknum berseragam anggota TNI AD berlari dari pos pengamanan  mendatangi TKP, dan menghajar sejumlah anggota rombongan yang menabrak pengendara.

Saat merekam peristiwa itu, ia didatangi sejumlah oknum berseragam anggota TNI AD. Ia dirangkul, kemudian diajak ke pos pengamanan. Setibanya di pos, sejumlah oknum berseragam anggota TNI AD itu mengiterogasi dan  meminta identitasnya. Ia menjawab dirinya bertugas sebagai wartawan.

Saat menunjukan ID card itu, tiba-tiba Sony yang masih memakai helm,  dipukul menggunakan besi dari arah samping kiri. Usai dipukul dengan besi, ia merasa kehilangan penglihatan.  Saat penglihatannya terganggu, tiba-tiba ia merasakan pukulan di wajah dan ditendang dari belakang.

Saat penganiayaan menimpa dirinya terdapat 12 orang yang mengelilingnya. Namun hanya tiga orang yang menganiaya dirinya.

Akibat penganiayaan itu, pria yang melakukan peliputan di Madiun dan Ponorogo ini mengalami pusing dan luka nyeri di sebelah pipi kiri. Tidk hanya sakit fisik yang dirasakan. Ia juga mengalami kerugian material. Kamera dan memory card miliknya dirusak para oknum tersebut. Bahkan sampai saat ini ia tidak mengetahui keberadaan kameranya.

Selain kerugian fisik dan materiil, Sony juga mengalami ancaman psikis. Ia diancam para oknum itu agar tidak memberitakan peristiwa yang menimpanya.

"KTP saya diminta dan difoto. Sambil mengembalikan KTP, oknum itu meminta jangan memberitakan. 'kalau diberitakan awas kamu'," kata Sony yang menirukan ancaman yang dikatakan oknum petugas kepadanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.