Aktivitas Gunung Bromo Meningkat, Surono Usulkan Gelar Lomba Foto Letusan

Kompas.com - 27/09/2016, 13:41 WIB
Surono saat menjadi pembicara di acara 2 jam bersama Kontributor Yogyakarta, Wijaya KusumaSurono saat menjadi pembicara di acara 2 jam bersama "Mbah Rono" ahli vulkanologi Indonesia, Mitigasi bencana bagi sekolah di lereng Merapi di SMA N 1 Pakem, Sleman, Selasa (27/09/2016)
|
EditorFarid Assifa

SLEMAN,KOMPAS.com - Ahli Vulkanologi Surono mengakui bahwa aktivitas gunung Bromo mengalami peningkatan. Namun pria yang sering dipanggil Mbah Rono ini menegaskan bahwa letusan Gunung Bromo ini tidak sampai membahayakan masyarakat sekitar.

Justru, kata dia, di saat aktivitas gunung berapi ini meningkat ini perlu digelar lomba foto letusan gunung Bromo.

"Justru sekarang seharusnya dibikin lomba foto letusan gunung Bromo. Jangan justru ditakuti dong, dengan asapnya sampai sekian kecamatan kan nanti orangnya lari semua," tegasnya saat ditemui Kompas.com seusai menjadi pembicara dalam acara "2 jam bersama Mbah Rono, ahli Vulkanologi Indonesia, Mitigasi Bencana bagi Sekolah di Lereng Merapi" di SMAN 1 Pakem, Sleman, Selasa (27/9/2016).

Mbah Rono menjelaskan, letusan gunung Bromo durasinya cukup lama. Hanya saja, letusannya tidak sampai membahayakan masyarakat di sekitar.

Yang membahayakan, kata dia, jika letusan gunung Bromo cukup tinggi sehingga bisa mengancam aktivitas penerbangan di Bandar Udara International Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

"Saya kira aman-aman saja. Tidak sangat membahayakan masyarakat sekitar," tegasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X