Polisi Tangkap Penyebar Konten Provokatif Pemicu Bentrok Warga di Madina

Kompas.com - 24/09/2016, 13:37 WIB
Tersangka pelaku penyebarluasan selebaran akun di Facebook milik Toni Darius Sitorus yang isinya menghina agama Islam sedang menjalani pemeriksaan penyidik, Sabtu (24/9/2016) Kompas.com/Mei LeandhaTersangka pelaku penyebarluasan selebaran akun di Facebook milik Toni Darius Sitorus yang isinya menghina agama Islam sedang menjalani pemeriksaan penyidik, Sabtu (24/9/2016)
|
EditorErvan Hardoko

MEDAN, KOMPAS.com - Hasan Basri Ritonga (62) warga Kelurahan Batang Ayumi Jae, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, diamankan Polres Tapanuli Selatan, Kamis (22/9/2016).

Hasan menjadi tersangka penyebarluasan selebaran yang didapat dari akun Facebook milik Toni Darius Sitorus berisi penghinaan terhadap agama Islam.

Dia menyebarkan selebaran tersebut ke beberapa warung ada di Kota Padangsidimpuan dengan diantar penarik becak bernama Rispan Nasution (32).

Tersangka diantar Rispan ke tempat foto kopi Sampe Rudang Al Ankola. Di sini pelaku memperbanyak selebaran itu hingga 30 eksemplar rangkap tiga.

Selanjutnya, tersangka membagikan selebaran yang sudah diperbanyaknya itu ke 12 warung yang sudah ditentukan terlebih dahulu.

Kabid Humas Polda Sumut AKBP Rina Sari Ginting membenarkan kabar soal penangkapan Hasan ini.

Polda Sumut kini sedang berkoordinasi dengan Polres Madina dan muspida setempat untuk melakukan pemeriksaan di Desa Sibaruang dan 12 warung yang digunakan Hasan untuk menyebarluaskan selebaran tersebut.

Sayangnya, Rina belum bersedia menjelaskan isi selebaran itu dan bagaimana cara Hasan meretas akun Facebook milik Toni Darius Sitorus itu.

Kepolisian juga belum dapat menjelaskan hubungan antara Hasan dan Darius selama ini.

 "Kami masih mendalami motif pelaku," katanya singkat, Sabtu (24/9/2016).

Sebelumnya diberitakan, warga beberapa kampung di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, terlibat bentrokan pada Senin (19/9/2016) malam.

Bentrokan dipicu status Facebook milik Toni Darius Sitorus yang berisi kata-kata yang dianggap menghina atau melecehkan agama Islam.

Meski demikian, saat itu Rina mengatakan, tawuran tidak bernuansa suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X