Soal Penggusuran, Ini Beda Jakarta dengan Bandung Menurut Ridwan Kamil

Kompas.com - 19/09/2016, 21:12 WIB
Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani Sejumlah rumah di bantaran sungai Cikapundung Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Senin (19/9/2016). Lokasi itu terancam penggusuran lantaran Pemkot Bandung akan membangun apartemen rakyat. Foto: KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bandung kian intensif melakukan penggusuran sebagai langkah pengentasan kekumuhan kota.

Sejumlah pihak menilai, masifnya penggusuran di Kota Bandung mulai menyerupai Jakarta di bawah komando Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menerangkan, pada dasarnya problematika di kota metropolitan tak jauh berbeda, termasuk masalah kekumuhan di perkotaan.

"Bukan masalah kayak Jakarta, tapi persoalan di kota metropolitan problemnya sama, terjadi kekumuhan yang tidak direncanakan. Untuk pengentasannya pilihannya dipindahkan permanen, ditata di situ, atau dirapikan saja," kata Ridwan saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Senin (19/9/2016) malam.

Menurut dia, menertibkan kawasan kumuh dan membuat tempat baru dengan bangunan vertikal seperti apartemen rakyat merupakan solusi yang paling realistis untuk dilakukan.

"Saya tanya, ada enggak gagasan untuk pengentasan kekumuhan? Orang ingin kayak Singapura modern, tapi enggak ingin mengikuti prosesnya. Jadi banyak orang yang tidak suka prosesnya, tapi berharap pemkot menghadirkan perubahan seperti ada di imajinasinya," ungkap Emil, sapaan akrabnya.

"Nah, ini bagian dari proses. Kenapa orang berkampung karena mereka kepepet. Karena kepepet, kampung tidak punya pola ada gang sempit, kumuh. Mereka betah di situ karena keterpaksaan, bukan kebetahan, tidak ada pilihan. Jadi ini mau ditata, diperbaiki hidupnya ke situ lagi, pada dasarnya orang tidak senang perubahan," lanjut Emil.

Baca juga: Bangun Apartemen Tamansari, Ridwan Kamil Tak Akan Beri Uang Ganti Rugi

Namun, kata Emil, ada hal mendasar yang membedakan proses penggusuran di Bandung dan di Jakarta, yakni masalah komunikasi antara pemerintah dan warga terdampak.

"Kalau ada kekhawatiran, letaknya ada di komunikasi itu yang membedakan Jakarta dengan Bandung. Kalau Bandung, kita komunikasinya intensif," katanya.

"Maka urusan rencana pembangunan apartemen rakyat Tamansari saya undang semuanya. Kalau saya enggak peduli komunikasi, saya serahin dinas saja beres-beres. Seperti pembangunan sky walk, kita undang semuanya, dijelasin sama wali kotanya, bukan katanya-katanya," tambah Emil.

Emil menyadari, sebagai kepala daerah, setiap keputusan yang ia buat kerap mengundang ragam komentar masyarakat.

"Inilah dinamika pembangunan, media juga jangan hanya merekam dinamika, tapi harus jadi agen perubahan. Kalau masuk ke logika media, argumen saya logis, mohon ada penguatan. Kalau logikanya saya zalim, silakan dikritisi. Kalau enggak begitu, pembangunan ini tidak secepat yang kita mau," tutup Emil.



EditorFarid Assifa

Terkini Lainnya

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

33 Rumah Rusak Berat akibat Gempa di Sarmi Papua

Regional
Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional
Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Regional
Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Regional
Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Regional
Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Regional
Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Regional

Close Ads X