Semalam Dirawat karena Dihajar Warga, Pencuri Pakaian Dalam Meninggal Dunia

Kompas.com - 19/09/2016, 19:21 WIB
EditorCaroline Damanik

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria yang dipukuli massa karena tertangkap mencuri celana dalam wanita dan kopi kemasan di Banguntapan, Bantul, Kamis (15/9/2016) pagi, meninggal dunia, Jumat (16/9/2016) petang.

Pelaku yang tidak diketahui identitasnya ini sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Hardjolukito. Namun karena mendapat luka yang cukup parah dan kondisinya yang kritis, pencuri itu akhirnya meninggal dunia.

Kapolsek Banguntapan Kompol Suharno mengatakan, jenazah pelaku pencurian sudah dimakamkan di pemakaman umum Singosaren, Sabtu (17/9/2016). Hingga pelaku itu dikuburkan, pihak kepolisian belum mendapatkan informasi jati diri pelaku.

Suharno mengungkapkan, pihaknya telah mencoba mencari tahu identitas pencuri yang diperkirakan berusia sekitar 50 tahun itu, namun belum membuahkan hasil.

Sebelumnya pelaku tak bisa dimintai keterangan karena tak sadarkan diri sejak dibawa ke RS. Begitu pula warga, belum ada yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya.

“Jenazah kami ambil di rumah sakit bersama warga Singosaren, dan dimakamkan. Kemudian biaya di rumah sakit termasuk untuk mengurus pemakaman ditanggung warga,” kata Suharno.

Pencurian terjadi di Pasar Burung Singosaren, Banguntapan, sekitar pukul 03.30 WIB. Awalnya, tersangka kepergok mencuri kopi kemasan di salah satu warung yang ada di seputaran pasar burung. Warga yang meringkusnya kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan celana dalam wanita di dalam tas yang dibawanya.

Warga semakin marah begitu ada warga yang mengaku kehilangan celana dalam malam itu. Petugas yang datang setelahnya kemudian membawa pelaku yang sudah terkapar babak belur ke rumah sakit.

Suharno mengatakan, warga mengaku sering kehilangan celana dalam di jemuran selama ini. Kendati demikian, Suharno menekankan bahwa tindakan main hakim sendiri itu tidak dibenarkan. Ia mengimbau warga agar kejadian semacam itu tidak kembali terulang.

Warga diimbau untuk dapat menahan emosi dan dapat menyerahkan ke aparat apabila mengamankan pelaku tindak kejahatan untuk diproses secara hukum.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.