Gubernur: Sayang jika Sudah Naik Haji, tetapi Tak Bisa Jadi Teladan

Kompas.com - 19/09/2016, 18:38 WIB
Plt Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi usai bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (3/2/2016). Ambaranie Nadia K.MPlt Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi usai bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (3/2/2016).
EditorCaroline Damanik

MEDAN, KOMPAS.com - Jemaah haji asal Sumatera Utara yang baru kembali dari Tanah Suci Mekkah diminta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat di daerahnya masing-masing.

Herapan itu disampaikan Gubernur Sumut HT Erry Nuradi ketika menyambut kedatangan Kloter 2 Debarkasi Medan di Asrama Haji Medan, Senin (19/9/2016).

Menurut dia, setelah menjalankan berbagai rangkaian ibadah di Tanah Suci, sangat wajar jika jemaah haji mampu memberikan keteladanan bagi yang lainnya, terutama dalam memperbaiki moral masyarakat.

"Sangat disayangkan, (jika) setelah menunggu sekian lama, kita tidak bisa memberikan hikmah dan contoh teladan bagi yang lain," katanya.

Erry mengatakan, ibadah haji diyakini sebagai ibadah dan pengalaman yang tidak terlupakan, terutama setelah menunggu dalam rentang waktu yang cukup lama.

Karena itu, rangkaian ibadah yang dilaksanakan diharapkan mampu membawa pengaruh dan perubahan menjadi lebih baik sehingga layak menyandang predikat sebagai haji yang mabrur.

Dengan predikat haji mabrur yang penuh dengan ketakwaan dan kebaikan tersebut, diharapkan jemaah haji asal Sumut mampu mengambil peran dalam memperbaiki kehidupan masyarakat.

Erry juga berharap jemaah haji asal Sumut untuk memantau kondisi kesehatannya dan segera melakukan pemeriksaan jika mengalami sakit, batuk, demam, atau kondisi yang tidak diinginkan lainnya.

Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadaj Haji (PPIH) Debarkasi Medan Bahrum Saleh mengatakan, Kloter 2 yang baru kembali dari Tanah Suci itu berjumlah 391 orang yang berasal dari Labuhanbatu.

Dua orang di antaranya wafat, yakni Halimah Leman Nasution (58) yang meninggal pada 12 September serta Taisma Abdul Malik Sihombing (52) yang wafat pada 16 September.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber ANTARA
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Gelar Rapid Test dan Swab Massal, Hasilnya 127 Warga Surabaya Reaktif, 8 Positif

Regional
Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Gara-gara Pakai APD, Petugas Medis yang Jemput PDP Kabur Nyaris Diamuk Warga

Regional
Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Nekat Curi Gabah Tetangga untuk Bermain Game Online, Pria Ini Babak Belur dan Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara

Regional
Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Petugas Ber-APD Dibentak, Diusir, dan Hampir Diamuk Warga Saat Evakuasi PDP yang Kabur

Regional
Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Akhirnya, Mobil PCR yang Membuat Risma Mengamuk, Tiba di Surabaya

Regional
Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Singgung Soal Riwayat Pendidikan Jokowi di Media Sosial, Pria Ini Diamankan Polisi

Regional
Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Dramatis, Polisi Ketakutan Saat Dihadang dan Dipeluk Keluarga Pasien Positif Corona yang Kabur

Regional
Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,7 M Guncang Melonguane di Sulawesi Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Pria Lumpuh Tewas Terbakar Saat Istri Diisolasi karena Pulang dari Zona Merah Covid-19

Regional
Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Teror Diskusi CLS UGM Yogya: Rumah Digedor, Diancam, hingga Didatangi

Regional
Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Pura-pura Jual Kulkas di Medsos, Pasutri Tipu Ibu Rumah Tangga

Regional
Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Jokowi Sambut New Normal, Ini Kata Sejumlah Kepala Daerah

Regional
Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Ragam Alasan Pengendara Pergi ke Puncak, Ingin Sate Maranggi hingga Sekadar Cari Angin

Regional
Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Ada 36 Ribu Warga Blora Pulang Kampung karena Faktor Ekonomi dan Ketidakjelasan Nasib

Regional
Saat 'New Normal', Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Saat "New Normal", Kendaraan Luar Daerah Tetap Dibatasi Masuk ke Kota Malang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X