Ganjar Pranowo
Gubernur Jateng

Gubernur Jawa Tengah

Semoga Petani Tembakau Amnesia Permanen

Kompas.com - 14/09/2016, 12:14 WIB
Petani memikul hasil panenan daun tembakau di Dusun Lamuk Gunung, Kelurahan Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (22/9/2010). KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMOPetani memikul hasil panenan daun tembakau di Dusun Lamuk Gunung, Kelurahan Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (22/9/2010).
EditorWisnubrata

Saya tanya data itu dari mana, ternyata petani-petani ini dapat data dari searching di internet. Dan belakangan YLKI mengakui soal itu.

Lain waktu, para petani ini menyampaikan pada saya data yang lagi-lagi mengejutkan. Bahwa ketika pemerintah ingin mengganti tembakau dengan komoditas lain seperti kopi dan kayu manis, ternyata impor tembakau Indonesia makin hari makin meningkat.

Kemudian, ketika petani Temanggung merana, industri tembakau besar di Tiongkok sekarang ini menanam bibit tembakau dari Temanggung. Miris melihat hal ini.

Apalagi tersaji data bahwa impor tembakau Indonesia terbanyak berasal dari Tiongkok. Maka bisa jadi beberapa tahun lagi, tembakau yang kita impor dari Tiongkok adalah tembakau varietas Temanggung.

Dalam kacamata gubernur, saya reflek berfikir dari sisi kebijakan. Ini ironi bagi Indonesia yang dianugerahi kesuburan luar biasa. Tanah air yang kita cintai ini bisa ditanami apapun.

Ketika rakyat memanfaatkan anugerah Tuhan dengan menanam berbagai komoditas, maka harapannya pemerintah memberikan perlindungan.

Setiap komoditi memiliki value dari ekonomi hingga budaya yang bisa dikemukakan. Termasuk juga tembakau. Ada kira-kira empat juta petani dan pekerja yang menggantungkan diri pada tembakau dan rokok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada yang berpendapat rokok keretek adalah heritage kebanggaan Indonesia. Akankah semua ini kelak akan hilang dan hanya menjadi bagian dari sejarah bangsa?

Dengan ini saya tidak membela rokok, perokok, apalagi pabrik rokok. Saya malah menantang. Kalau memang merokok diyakini sebagai musuh terbesar bagi kesehatan.

Jika memang pendapatan negara yang luar biasa besar dari pabrik rokok dan cukai rokok dianggap sudah tidak penting. Maka hapuskan saja tembakau dari tanah air, larang pertanian tembakau dan alihkan petani ke komoditi lain, lalu tutup semua pabrik rokok.

Namun bicara tembakau tidak harus bermuara pada rokok. Karena beberapa bulan ketika ke Den Haag, saya ngobrol dengan mahasiswa Indonesia yang sedang studi S2 dan S3 di Belanda.

Ada delapan mahasiswa yang bercerita bahwa dalam risetnya mereka berhasil membuat vaksin berbahan dasar tembakau.

Dari dalam negeri, kita sudah mendengar para peneliti yang berhasil mengubah tembakau menjadi obat bermacam-macam kanker.

DOK. HUMAS PEMPROV JATENG Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam acara panen perdana tembakau di lereng Gunung Sumbing Desa Wonosari, Bulu, Temanggung, Selasa (5/8/2014).
Dari cerita ini, tidakkah kita pernah berifikir untuk mengeksplorasi lebih jauh lagi isu tembakau ini. Saya bermimpi pemerintah pusat membangun tobacco center di Temanggung. Dalam skala kecil, bupati Temanggung telah melakukan itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.